Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditarik Peredarannya secara Global, Produsen Akui Ada Efek Samping

Anglo-Swedia akui ada efek samping yang ditimbulkan oleh vaksin Covid-19 tersebut kini vaksin Covid-19 AstraZeneca ditarik peredarannya secara global

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditarik Peredarannya secara Global, Produsen Akui Ada Efek Samping
Kola Sulaimon / AFP
Botol vaksin AstraZeneca (COVID-19) yang kadaluwarsa terlihat di tempat pembuangan Gosa di Abuja, Nigeria pada 22 Desember 2021. Menurut Badan Nasional untuk Administrasi dan Pengendalian Makanan dan Obat, (NAFDAC) bersama dengan National Primary Health Care Development Agency (NPHCDA), satu juta enam puluh enam ribu dua ratus empat belas (1.066.214) dosis vaksin AstraZeneca yang habis masa berlakunya pada November dimusnahkan. Anglo-Swedia akui ada efek samping yang ditimbulkan oleh vaksin Covid-19 tersebut kini vaksin Covid-19 AstraZeneca ditarik peredarannya secara global. 

Kondisi ini membuat Scott tidak bisa bekerja setelah divaksinasi pada April 2021.

Mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Konsumen Inggris, para penggugat menuduh vaksin tersebut “cacat” karena kurang aman dibandingkan yang diperkirakan oleh masyarakat.

AstraZeneca menentang klaim itu.

Namun di dalam dokumen yang mereka serahkan ke Pengadilan Tinggi Inggris pada Februari kemarin, perusahaan menyebut bahwa vaksin Covid-nya “dapat menyebabkan TTS dalam kasus yang langka”.

TTS merupakan singkatan dari Thrombosis with Thrombocytopenia Syndrome, yang juga disebut sebagai VITT (Vaccine Immune Thrombosis with Thrombocytopenia) yang terjadi setelah vaksinasi, dikutip dari The Melbourne Vaccine Education Centre.

TTS/VITT adalah sindrom langka yang ditandai dengan terjadinya trombosis (pembekuan darah) dan trombositopenia (jumlah trombosit rendah).

Orang yang mengalami TTS/VITT berpotensi mengalami stroke, kerusakan otak, serangan jantung, emboli paru, dan amputasi, kata para pengacara.

Rekomendasi Untuk Anda

Pembekuan darah juga dapat terjadi pada orang-orang yang tidak divaksinasi.

Namun, sindrom langka TTS/VITT hanya terjadi pada trombosis setelah vaksinasi.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas