Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Negara Selain AS dan Rusia Pemilik Bom Nuklir, Ada yang Provokatif

Tak mau kalah, Washington pun mengirimkan kapal nuklirnya ke sekitaran negara sosialis tersebut memamerkan kekuatan nuklirnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hendra Gunawan
zoom-in Negara Selain AS dan Rusia Pemilik Bom Nuklir, Ada yang Provokatif
HO
Latihan militer besar-besaran di dekat perbatasan Ukraina dengan melibatkan senjata nuklir canggih, Senin (6/5/2024). 

Pemimpin Kim Jong Un telah menjadikan pengembangan persenjataan dan peralatan militer yang lebih canggih sebagai landasan upayanya untuk memodernisasi angkatan bersenjata Korea Utara.

Dia telah memperdalam hubungan dengan Rusia dan dituduh menyediakan senjata bagi Moskow untuk digunakan melawan Ukraina sebagai imbalan atas keahlian teknologi Rusia.

Amerika Serikat, sekutu dekat Korea Selatan, mengutuk peluncuran tersebut dan Komando Indo-Pasifik mendesak Korea Utara untuk “menahan diri dari tindakan yang melanggar hukum dan mengganggu stabilitas.”

Ilustrasi. Rusia Mulai Latihan Militer Pakai Senjata Nuklir di Dekat Ukraina, Libatkan Rudal Iskander & Kinzhal
Ilustrasi. Rusia Mulai Latihan Militer Pakai Senjata Nuklir di Dekat Ukraina, Libatkan Rudal Iskander & Kinzhal (Tangkap Layar Twitter/X)

Seorang pejabat di Misi Permanen Korea Selatan untuk PBB mengatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa Dewan Keamanan diperkirakan akan mengadakan pertemuan terbuka pada hari Jumat di New York untuk membahas peluncuran satelit yang gagal.

Peluncuran semacam itu juga merupakan pelanggaran terhadap sanksi PBB karena melibatkan teknologi serupa dengan rudal balistik.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres termasuk di antara mereka yang mengutuk peluncuran hari Senin itu, dan mendesak Pyongyang untuk kembali berdialog.

Belum lama ini, benda-benda mencurigakan mirip balon memasuki area Korsel.

Rekomendasi Untuk Anda

Seoul dengan cepat menuduh Pyongyang lah yang meluncurkan lebih dari 150 balon berisi sampah ke perbatasan Korea Selatan pada Selasa (28/5/2024) malam.

Balon-balon tersebut diterbangkan usai Korut mengancam bakal mengirimkan 'gundukan kotoran' melintasi perbatasan sebagai pembalasan terhadap selebaran anti-Korea Utara di perbatasan.

“Benda-benda mencurigakan yang dianggap sebagai selebaran Korea Utara telah diidentifikasi di daerah garis depan,” bunyi peringatan tersebut, dikutip dari NHK.

“Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan dan melaporkan benda tak dikenal kepada militer atau polisi," lanjutnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas