Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beredar Video Hamas Akan Serang Olimpiade Paris tapi Bahasa Arabnya Berantakan, 'False Flag' Israel?

Dalam video tersebut, diperlihatkan sesosok bertopeng yang mengancam bahwa “sungai darah akan mengalir” di Olimpiade Paris.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Beredar Video Hamas Akan Serang Olimpiade Paris tapi Bahasa Arabnya Berantakan, 'False Flag' Israel?
Kolase Tribunnews
Beredar video di media sosial yang berisi ancaman terhadap Presiden Prancis Macron dan rakyatnya jika menerima Israel dalam pelaksanaan Olimpiade Paris. 

Secara umum, False Flag atau Bendera Palsu bisa diartikan sebagai tindakan yang dirancang agar terlihat seperti dilakukan pihak lain. Tujuannya untuk meyakinkan publik, bahwa tindakan yang dimaksud dilakukan oleh pihak yang disebut

Atau dengan bahasa yang lebih sederhana, menyamarkan pihak yang sebenarnya bertanggung jawab dan menjadikan pihak lain sebagai kambing hitam.

“Video palsu ini adalah bagian dari propaganda Israel yang bertujuan untuk menghasut perlawanan Palestina,” tambah Izzat.

Ia mencatat bahwa “upaya-upaya semacam itu dirancang untuk menodai citra perlawanan dan mempengaruhi opini publik internasional terhadapnya.”

Anggota DPR Prancis Tolak Atlet Israel

Baru-baru ini, seorang anggota parlemen Prancis Thomas, Portes, mengecam partisipasi Israel di Olimpiade Paris.

Menurutnya, Prancis harus memberikan tekanan pada Komite Olimpiade Internasional agar bendera dan lagu kebangsaan Israel tidak diizinkan di Olimpiade, seperti yang dilakukan terhadap Rusia.

Rekomendasi Untuk Anda

Seorang anggota parlemen Prancis sayap kiri telah menimbulkan kontroversi setelah mengatakan delegasi Israel tidak diterima di Olimpiade di Paris.

“Saya di sini untuk mengatakan bahwa tidak, delegasi Israel tidak diterima di Paris. Atlet Israel tidak diterima di Olimpiade Paris," ujar politisi dari Partai France Unbowed (LFI).

Ia kemudian mengatakan kepada harian Le Parisien: “Diplomasi Prancis harus memberikan tekanan pada Komite Olimpiade Internasional agar bendera dan lagu kebangsaan Israel tidak diizinkan di Olimpiade, seperti yang dilakukan terhadap Rusia. Kita harus mengakhiri standar ganda ini.”

Pernyataan Portes mendapat dukungan dari koleganya.

“Genosida masih berlangsung di Gaza. Hampir 40.000 orang tewas,” kata anggota parlemen Aurelien Le Coq di X. “Sedikit orang yang mengecamnya dan menuntut sanksi adalah target dari kelompok sayap kanan. Dukung @Portes_Thomas.”

Ia menambahkan: “Atlet Rusia berparade di bawah bendera netral. Mengapa hal yang sama tidak diberlakukan kepada Israel?”

Anggota parlemen Aymeric Caron mengatakan, “Akan logis jika IOC menerapkan perlakuan yang sama kepada delegasi Israel di Paris seperti yang diterapkan kepada atlet Rusia dan Belarusia: bendera netral.”

Anggota parlemen lainnya, Manuel Bompard menegaskan dukungannya terhadap Thomas Portes dalam menghadapi gelombang kebencian yang dialaminya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas