Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sungai Seine Tercemar, Berikut Informasi Seberapa Berbahayanya Bagi Atlet Olimpiade

Di Paris, Sungai Seine terus diuji sebagai sungai yang tidak aman bagi atlet Olimpiade terutama karena adanya E. coli .

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Sungai Seine Tercemar, Berikut Informasi Seberapa Berbahayanya Bagi Atlet Olimpiade
Photo by Aris MESSINIS / AFP
Suasana pembukaan Olimpiade Paris 2024 di Sungai Seine, Jumat 26 Juli 2024. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di Paris, Sungai Seine terus diuji sebagai sungai yang tidak aman bagi atlet Olimpiade terutama karena adanya E. coli .

Dilansir dari Health, Triatlon individu putra, yang sebagian akan berlangsung di Sungai Seine, telah dijadwal ulang karena kualitas air yang buruk.

Semua perairan berpotensi terkontaminasi bakteri dan virus, sehingga tidak aman untuk berenang bagi manusia.

Sungai Seine yang ikonis di Paris terus menjadi latar belakang kontroversi Olimpiade karena kualitas air yang buruk dan masalah kontaminasi.

Nyatanya, pencemaran air bukanlah hal baru di Sungai Sein.

Berenang di sungai Paris tersebut telah dilarang selama lebih dari satu abad karena kekhawatiran akan polusi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sungai tersebut diberi lampu hijau untuk berenang oleh penyelenggara Olimpiade setelah sembilan tahun dan investasi sebesar $1,5 miliar untuk membersihkannya.

Wali kota kota tersebut bahkan berenang di pertengahan Juli untuk menunjukkan kebersihan barunya.

Meskipun Sungai Seine secara resmi telah diizinkan untuk dilalui melalui pengujian pada hari-hari menjelang Olimpiade, hujan lebat telah memperumit masalah. 

Menurut NPR, sistem air kota yang kuno ditambah dengan hujan yang tidak biasa, menyebabkan limbah yang tidak diolah masuk ke sungai.

Seberapa Berbahaya Berenang di Air yang Terkontaminasi?

Berenang di air yang terkontaminasi E. coli meningkatkan risiko infeksi, yang dapat menyebabkan gejala gastrointestinal seperti kram perut, diare, mual, dan muntah. 

Namun, air dapat menjadi rumah bagi sejumlah kontaminan lainnya. 

"Anda dapat jatuh sakit akibat berbagai infeksi bakteri dan virus ," kata spesialis penyakit menular dan profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt, Schaffner dilansir, Kamis (1/8/2024). 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas