Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sandera Israel Bongkar Kelicikan Netanyahu: Dia Mencoba Membunuh Kami, tapi Hamas Melindungi Kami

Sandera Israel memberikan pernyataan soal perlakuan Hamas dan kelicikan Netanyahu terhadap dirinya dan kawan-kawannya di Gaza.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sandera Israel Bongkar Kelicikan Netanyahu: Dia Mencoba Membunuh Kami, tapi Hamas Melindungi Kami
Instagram @b.netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyapa para tentara Israel - Sandera Israel memberikan pernyataan soal perlakuan Hamas dan kelicikan Netanyahu terhadap dirinya dan kawan-kawannya di Gaza. 

Kematian Lobanov dan kawan-kawan membuat khawatir para pejabat, politisi, dan warga Israel.

Mereka mendesak Netanyahu menyetujui kesepakatan gencatan senjata untuk membebaskan sandera Israel yang tersisa di Jalur Gaza.

Ribuan Warga Israel Gelar Unjuk Rasa

Ribuan warga Israel kembali menggelar aksi protes pada Rabu, untuk mendesak pemerintah agar menyetujui kesepakatan gencatan senjata demi pembebasan sandera.

Aksi protes itu berlangsung di dekat markas besar tentara di Tel Aviv, di depan rumah menteri rezim Netanyahu, serta kota-kota lain.

Para pengunjuk rasa membawa bendera Israel dan gambar enam sandera yang baru-baru ini ditemukan tewas di Gaza.

Baca juga: 7 Pengunduran Diri di Militer Israel Paling Menonjol, Mayoritas Malu atas Kegagalan 7 Oktober 2023

Mereka meneriakkan agar pemerintah menyetujui kesepakatan gencatan senjata.

"Mereka bisa saja dibawa kembali hidup-hidup. Mereka (Pemerintah) yang menelantarkan mereka (sandera), wajib mengembalikan mereka (sandera)," teriak pengunjuk rasa, menurut harian Israel, Yedioth Ahronoth, dikutip Anadolu Ajansi.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga saat ini, Netanyahu diketahui masih bersikeras mempertahankan kehadiran militer Israel di Koridor Philadelphia.

Keinginannya itu berisiko menggagalkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, menurut media AS.

Ngototnya Netanyahu soal Koridor Philadelphia telah "menjadi hambatan utama bagi gencatan senjata dan perjanjian pembebasan sandera dengan Hamas," lapor Washington Post, mengutip pejabat AS yang berperan sebagai mediator bersama Qatar dan Mesir.

Diketahui, protes massal meletus di Israel sejak Minggu, setelah tentara mengatakan telah menemukan jasad enam sandera di Gaza selatan.

Hamas mengatakan para sandera tewas tersebut dalam serangan udara Israel di Gaza.

Israel memperkirakan lebih dari 100 sandera masih ditahan oleh Hamas di Gaza, beberapa di antaranya diyakini telah terbunuh.

Selama berbulan-bulan, Amerika Serikat (AS), Qatar, dan Mesir telah berupaya mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk memastikan pertukaran tahanan dan gencatan senjata serta mengizinkan bantuan kemanusiaan memasuki Gaza.

Namun, upaya mediasi terhenti karena Netanyahu menolak memenuhi tuntutan Hamas untuk menghentikan perang.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas