Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Jerman Tangkap Pria Terkait Rencana Serangan Kedubes Israel

Pria Libya diduga punya hubungan dengan kelompok militan Negara Islam (IS) hadir di pengadilan tertinggi Jerman pada hari Minggu (20/10/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polisi Jerman Tangkap Pria Terkait Rencana Serangan Kedubes Israel
Tangkap layar X
Polisi di lokasi pencarian di kota Sankt Augustin, Jerman barat. Polisi Jerman menangkap seorang pria terkait rencana serangan terhadap Kedutaan Besar (Kedubes) Israel. Seorang pria Libya yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok militan Negara Islam (IS) dijadwalkan hadir di pengadilan tertinggi Jerman pada hari Minggu (20/10/2024) waktu setempat. 

Ia lantas menambahkan bahwa perlindungan terhadap lokasi-lokasi seperti itu "sangat penting di masa-masa ketika anti-Semitisme fanatik dan kebencian terhadap Israel meningkat, dan ketika teror Islam mendapatkan pengikut baru."

Dikutip dari Ctvnews, Buschmann mengatakan, Jerman akan terus "melakukan segala yang dapat dilakukannya untuk mencegah rencana-rencana berbahaya para pembenci Israel dan anti-Semit."

Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser mengatakan melindungi lembaga-lembaga Yahudi dan Israel di Jerman adalah "sangat penting bagi kami."

Ia mengatakan penegak hukum bertindak dengan "kewaspadaan yang sangat tinggi" untuk mencegah dugaan "kekerasan Islamis, anti-Semit, dan anti-Israel."

Dubes Israel berterima kasih kepada pasukan keamanan

Duta Besar Israel untuk Jerman mengucapkan terima kasih kepada otoritas Jerman karena "menjamin keamanan kedutaan kami."

Duta Besar Ron Prosor mengatakan kepada dpa: "Antisemitisme Islam tidak hanya terbatas pada retorika yang penuh kebencian, tetapi juga mendukung terorisme global. Para karyawan di Kedutaan Besar Israel berada dalam bahaya tertentu karena mereka berada di garis depan diplomasi."

Israel membeli sebidang tanah tempat kedutaan sekarang berdiri di Berlin barat daya pada tahun 1998.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedutaan besar dan kediaman duta besar secara resmi diresmikan pada bulan Mei 2001 untuk menandai 53 tahun berdirinya Israel.

Pihak berwenang Jerman telah mencatat peningkatan tajam dalam jumlah insiden dan kejahatan anti-Semit sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, dan pembalasan Israel berikutnya di Gaza dan Lebanon sejak itu.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas