Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Benny Gantz Desak Dilaksanakannya Gencatan Senjata di Gaza untuk Jamin Pembebasan Para Sandera

Pemimpin oposisi Israel Benny Gantz meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Kamis untuk memprioritaskan pemulihan tawanan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Benny Gantz Desak Dilaksanakannya Gencatan Senjata di Gaza untuk Jamin Pembebasan Para Sandera
A Jazeera
Pemimpin oposisi Israel Benny Gantz meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Kamis untuk memprioritaskan pemulihan tawanan dari Gaza, mendesaknya untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dengan mengirim pemukim ke Jalur Gaza. 

Benny Gantz Desak Gencatan Senjata di Gaza untuk Jamin Pembebasan Tawanan

TRIBUNNEWS.COM- Pemimpin oposisi Israel Benny Gantz meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Kamis untuk memprioritaskan pemulihan tawanan dari Gaza, mendesaknya untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dengan mengirim pemukim ke Jalur Gaza.

Berbicara kepada radio FM 103 , Gantz mengkritik strategi Netanyahu dan mendesak gencatan senjata sementara untuk memfasilitasi pengembalian para tawanan.

Pernyataan Pemimpin oposisi Israel Benny Gantz muncul di tengah meningkatnya rasa frustrasi dari tokoh oposisi dan keluarga para tawanan, yang menuduh Netanyahu memprioritaskan kelangsungan hidup politik dibandingkan dengan pemulangan para tawanan.


"Kita harus mengeluarkan para sandera dari Gaza dan tidak mengizinkan pemukim lain memasuki wilayah itu," kata Gantz.

"Kita telah memberkati pemukiman di Yudea dan Samaria [Tepi Barat], jadi mari kita lindungi mereka. Kita tidak perlu mencari apa pun di Gaza kecuali para sandera dan keamanan."

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Baca juga: Israel Gunakan Tentara Bayaran untuk Perang Gaza Utara, Gaji Bulanan antara Rp 67 Juta - Rp 84 Juta

 

 

 

Seruan untuk Kepemimpinan dan Kejelasan

Gantz, mantan menteri keamanan dan anggota Kabinet Perang, mendesak Netanyahu untuk menyusun rencana yang jelas untuk pembebasan para tawanan, yang diperkirakan berjumlah 101 orang menurut sumber-sumber Israel. Hamas mengklaim bahwa puluhan tawanan telah tewas dalam serangan udara Israel di Gaza.

"Saya katakan kepada Netanyahu: Buatlah rencana dan mulailah tunda pertempuran hingga rencana ini terwujud," imbuh Gantz.

"Jika dia bermaksud membebaskan para sandera, biarkan dia melakukannya, dan jika dia tidak bisa, biarkan dia mengatakannya."

Pernyataan Gantz muncul di tengah meningkatnya rasa frustrasi dari tokoh oposisi dan keluarga para tawanan, yang menuduh Netanyahu lebih mengutamakan kelangsungan hidup politik daripada pemulangan para tawanan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas