AS, Inggris, dan PBB Pertimbangkan Hapus HTS dari Daftar Kelompok Teroris Pasca-Kejatuhan Assad
AS, Inggris, dan PBB tengah mempertimbangkan untuk menghapus Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dari daftar kelompok teroris asing.
Tayang:
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Garudea Prabawati
Aljazeera/Mahmoud Hassano/Reuters
Pemimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Abu Mohammed al-Julani berbicara kepada orang banyak di Masjid Ummayad di Damaskus, setelah pemberontak Suriah mengumumkan bahwa mereka telah menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, pada Minggu, 8 Desember 2024. - AS, Inggris, dan PBB tengah mempertimbangkan untuk menghapus Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dari daftar kelompok teroris asing.
Kehadiran HTS sebagai kekuatan utama pasca-kejatuhan Assad telah memunculkan potensi perubahan besar di Suriah.
Perang saudara yang telah berlangsung lebih dari satu dekade telah mengubah wajah negara ini, dengan terlibatnya berbagai kekuatan asing dan kelompok jihadis.
Presiden AS Joe Biden menilai pengambilalihan Damaskus oleh pemberontak sebagai “tindakan keadilan yang mendasar".
Namun ia juga mengingatkan akan adanya "risiko dan ketidakpastian" yang masih mengancam kawasan tersebut.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Berita Populer
Baca tanpa iklan