Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1072: Penyintas Holocaust Nazi Minta Jerman Lebih Serius Bantu Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1072: Penyintas Holocaust Nazi minta Jerman lebih serius membantu Ukraina dalam menghadapi perang Rusia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1072: Penyintas Holocaust Nazi Minta Jerman Lebih Serius Bantu Ukraina
Kantor Presiden Ukraina
PRESIDEN UKRAINA ZELENSKY - Foto ini diambil pada Kamis (30/1/2025) dari publikasi resmi kantor Presiden Ukraina pada Rabu (29/1/2025) memperlihatkan Presiden Ukraina Zelensky dalam acara Peringatan 80 Tahun Pembebasan Kamp Konsentrasi Nazi Auschwitz-Birkenau, ia terlihat meletakkan lilin untuk mengenang korban genosida yang dilakukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II. 

"Saya juga telah memberikan instruksi untuk melanjutkan audit atas wilayah-wilayah yang ditangguhkan untuk menerima bantuan dari Amerika Serikat, dan harus ada lebih banyak keterlibatan dari kami sendiri dan Eropa, terutama di bidang kemanusiaan, keamanan, dan sosial. Sehingga kami dapat mendukung rakyat kami sekarang, sementara kebijakan Amerika yang baru sedang dirumuskan," tambahnya, dikutip dari Pravda.

Ukraina Akui Serang Kilang Minyak Lukoil di Rusia

Ukraina mengonfirmasi serangan terhadap kilang Norsi milik Lukoil, kilang terbesar keempat di Kstovo, sebelah timur Moskow dan sekitar 800 km dari perbatasan Ukraina. 

"Serangan terhadap kilang di wilayah Nizhny Novgorod tersebut menyebabkan kebakaran besar," kata militer Ukraina. 

Kantor berita Reuters memverifikasi sebuah video yang diunggah di media sosial yang memperlihatkan api oranye menerangi langit malam di Kstovo, tetapi tidak dapat mengonfirmasi kilang tersebut yang terbakar. 

Sebelumnya, perusahaan petrokimia Rusia Sibur mengatakan telah menghentikan sementara operasi di pabriknya di Kstovo setelah kebakaran yang diakibatkan oleh serangan pesawat nirawak.

Drone Ukraina Hantam Pemompaan Minyak Andreapol Rusia

Serangan pesawat nirawak Ukraina menghantam stasiun pemompaan minyak Andreapol Rusia, bagian dari rute ekspor minyak melalui pelabuhan Laut Baltik Ust-Luga, yang menyebabkan kebakaran dan kebocoran, menurut laporan seorang sumber di Dinas Keamanan Ukraina pada hari Rabu. 

"Serangan itu juga menghantam fasilitas penyimpanan rudal Rusia di wilayah Tver Rusia, yang menyebabkan serangkaian ledakan," kata sumber itu kepada Reuters. 

Rekomendasi Untuk Anda

Seorang sumber di monopoli jaringan pipa minyak Rusia, Transneft, mengatakan tidak ada gangguan dan menggambarkan kerusakan di wilayah Tver sebagai terbatas.

2 Orang Tewas akibat Serangan Drone Ukraina di Belgorod

Gubernur wilayah Belgorod di Rusia mengatakan seorang ibu dan anaknya yang berusia dua tahun tewas ketika sebuah pesawat nirawak menyerang sebuah rumah keluarga di sana. 

Ia mengatakan ayah anak itu dan seorang anak lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit. 

Ukraina dan Rusia sama-sama membantah telah menargetkan warga sipil, tetapi ribuan warga sipil, sebagian besar warga Ukraina, telah tewas.

Parlemen Jerman Minta Menteri Keuangan Setujui Tambahan Bantuan ke Ukraina

Komite anggaran parlemen Jerman meminta menteri keuangan, Joerg Kukies, untuk menyetujui tambahan bantuan militer sebesar €3 miliar untuk Ukraina. 

Seruan tersebut didukung oleh oposisi konservatif dari partai CDU dan Free Democrats (FDP), dengan abstain dari pemerintahan Social Democrats (SPD) dan Greens, menurut anggota komite. 

Anggota komite anggaran dari CDU dan FDP mengatakan ada cukup dana dalam anggaran untuk permintaan tersebut. 

Kanselir Jerman, Olaf Scholz, dari SPD, mendukung bantuan militer tambahan tetapi desakannya pada pengecualian terhadap "rem utang" negara itu menyebabkan runtuhnya pemerintahannya tahun lalu. 

Akibatnya Jerman menuju pemilihan umum pada tanggal 23 Februari 2025, menurut laporan Reuters.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Rusia VS Ukraina

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas