Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266
Simak profil dari Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266, sejak 14 Februari dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini profil dari Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266.
Saat ini Paus Fransiskus berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Gemelli, Roma.
Ia berada di ruang intensif akibat sejumlah masalah kesehatan serius sejak 14 Februari 2025.
Paus Fransiskus dirawat karena bronkitis yang berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan dan pneumonia, lapor Vatican News.
Kondisinya semakin memburuk, dengan komplikasi tambahan seperti gagal ginjal ringan, yang kini terkendali.
Meski demikian, Paus yang berusia 88 tahun itu tetap melanjutkan beberapa pekerjaannya, meskipun dengan kondisi yang lemah.
Paus Fransiskus juga menerima transfusi darah untuk mengatasi anemia yang dideritanya dan mendapatkan oksigen tambahan karena masalah pernapasan yang menyerupai krisis asma.
Paus Fransiskus telah mengalami beberapa perawatan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk operasi hernia pada 2023 dan rawat inap akibat bronkitis.
Paus Fransiskus bukan hanya seorang pemimpin spiritual, tetapi juga simbol perubahan dan pembaruan dalam Gereja Katolik.
Profil dan Sosok Paus Fransiskus
Dikutip dari Biography, Paus Fransiskus dipilih sebagai Paus pada 13 Maret 2013, setelah Paus Benediktus XVI mengundurkan diri.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus Masih Kritis, Vatikan Sebut Aktivitas Kerjanya Tidak Terganggu
Nama yang dipilihnya, Fransiskus, diambil dari Santo Fransiskus dari Assisi, simbol kerendahan hati dan cinta terhadap orang miskin.
Sebelumnya, ia dikenal sebagai Jorge Mario Bergoglio, seorang Kardinal dari Argentina yang juga pernah menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires.
Fransiskus adalah Paus pertama yang berasal dari Benua Amerika, serta orang non-Eropa pertama yang terpilih setelah berabad-abad kepausan yang didominasi oleh orang Eropa.
Sebagai Paus, Fransiskus menciptakan gebrakan dengan gaya kepemimpinan yang sederhana dan penuh kerendahan hati.
Ia lebih memilih tinggal di kediaman sederhana di Vatikan daripada Istana Kepausan yang mewah, serta sering sekali menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat miskin dan terpinggirkan.
Baca tanpa iklan