Ukraina Sesumbar Mampu Bertahan di Medan Perang Meski Trump Setop Bantuan Militer
Ukraina sesumbar, mengeklaim pasukannya masih mampu bertahan di medan perang melawan Rusia meskipun Trump menghentikan bantuan militer ke Kyiv
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Bobby Wiratama
Sepanjang tiga tahun terakhir, kongres AS telah menyetujui total bantuan sebesar 175 miliar dolar AS untuk Ukraina sejak invasi Rusia.
Pada bulan Desember 2024, tepat sebelum meninggalkan jabatannya, Presiden Joe Biden mengumumkan tambahan bantuan keamanan dan anggaran sebesar 5,9 miliar dolar AS
Bantuan AS untuk Ukraina mencakup dukungan militer dan anggaran. Sebagian besar bantuan itu disalurkan melalui dana perwalian Bank Dunia, dan dana lain yang telah disalurkan melalui Badan Pembangunan Internasional AS. Dana itu telah dibatasi oleh Trump.
Tidak hanya unggul secara kuantitas, bantuan AS kepada Ukraina juga unggul secara kualitas. Pada musim panas 2023, AS setuju untuk membiarkan sekutu Eropa memberikan pesawat tempur F-16 buatan AS kepada Ukraina.
AS juga telah menyediakan atau setuju untuk menyediakan kepada Ukraina sejumlah besar aset pertahanan, termasuk tank tempur Abrams, rudal anti-pesawat, kapal pertahanan pantai, serta sistem pengawasan dan radar canggih.
Selain memasok kebutuhan militer , sementara sebagian uang yang dikirim AS ke Ukraina digunakan untuk membantu negara itu membayar gaji guru, dokter, dan menjaga jalannya pemerintahan, sehingga bisa fokus berperang melawan Rusia.
Alasan ini yang membuat bantuan AS sangat penting untuk kelangsungan perjuangan Ukraina.
(Tribunnews.com / Namira)