Perang Jalan Terus, 27 Jenazah Tentara Rusia Ditukar 1.212 Jenazah Tentara Ukraina
Rusia menerima jenazah 27 tentara selama pertukaran tersebut. Sementara Moskow menyerahkan lebih dari 1.200 tentara Ukraina
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Perang Jalan Terus, 27 Jenazah Tentara Rusia Ditukar 1.212 Jenazah Tentara Ukraina
TRIBUNNEWS.COM - Rusia telah mengembalikan jenazah 1.212 tentara Ukraina yang tewas dalam pertempuran berdasarkan kesepakatan yang dicapai selama perundingan damai minggu lalu di Istanbul, kata otoritas di kedua negara Rabu (11/6/2025).
Markas Besar Koordinasi Ukraina untuk Perawatan Tawanan Perang mengonfirmasi pemulangan tersebut, demikian pula yang dilakukan anggota parlemen Rusia Shamsail Saraliyev.
Pertukaran ini terjadi setelah berhari-hari saling tuduh mengenai keterlambatan dalam pertukaran prajurit yang gugur.
Baca juga: Petinggi NATO: Dalam 3 Bulan, Rusia Samai Jumlah Produksi Amunisi Seluruh Negara NATO dalam Setahun
Pada Sabtu, Rusia menuduh Ukraina tidak hadir dalam penyerahan dan tidak menyetujui tanggal pertukaran tahanan.
Sementara itu, Kyiv menuduh Moskow melakukan "permainan kotor" dengan tidak menghormati ketentuan perjanjian.
Badan Ukraina mengatakan tentara yang kembali itu tewas dalam pertempuran di garis depan di Ukraina timur dan selatan.
Badan itu juga mengatakan beberapa dari mereka bertempur di wilayah Kursk di barat daya Rusia, tempat pasukan Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan Agustus lalu.
Kemudian pada Rabu, ajudan Kremlin Vladimir Medinsky mengatakan Rusia menerima jenazah 27 tentara selama pertukaran tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa kedua pihak akan melakukan pertukaran tentara yang terluka parah pada hari Kamis.
Perang Jalan Terus
Sebelumnya, Kremlin mengatakan pihaknya berharap Ukraina akan terus mematuhi ketentuan perjanjian Istanbul pada 2 Juni, yang mencakup pertukaran tahanan dalam skala besar dan pemulangan 6.000 tentara yang gugur di masing-masing pihak.
Pembicaraan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.
Ukraina dan Rusia telah melakukan pertukaran tahanan dan jenazah secara sporadis sejak bulan-bulan awal invasi skala penuh Rusia.
Pada bulan Februari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan lebih dari 46.000 tentara Ukraina telah tewas sejak dimulainya perang.
Rusia belum memperbarui jumlah korban tewas militer resminya sejak akhir 2022, meskipun penghitungan independen oleh media Rusia telah mengidentifikasi lebih dari 111.000 nama prajurit yang tewas.
(oln/tmt/*)
Baca tanpa iklan