Spesifikasi Lengkap GBU-57 Massive Ordnance Penetrator MOP
GBU-57 MOP dirancang khusus untuk menghancurkan target bawah tanah yang sangat dalam, seperti bunker beton hingga fasilitas pengayaan nuklir
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini spesifikasi lengkap GBU-57 Massive Ordnance Penetrator (MOP).
1. Nama dan Fungsi Umum
Dikutip dari af.mil, Pentagon Military Technology Briefings, danRand Corporation & Congressional Research Service (CRS), GBU-57 dikenal sebagai Massive Ordnance Penetrator (MOP).
Ini adalah bom non-nuklir paling besar dan kuat milik militer Amerika Serikat.
GBU-57 MOP dirancang khusus untuk menghancurkan target bawah tanah yang sangat dalam, seperti bunker beton bertulang, pusat komando bawah tanah, hingga fasilitas pengayaan nuklir yang tertanam di pegunungan.
2. Bobot dan Dimensi
Berat total: sekitar 13.600 kilogram (30.000 pon)
Hulu ledak: seberat 2.700 kilogram (6.000 pon)
Panjang: sekitar 6 meter (20 kaki)
Diameter: sekitar 80 cm (31,5 inci)
Bom ini memiliki cangkang dari baja paduan berkekuatan tinggi, dirancang agar mampu menembus tanah dan struktur keras sebelum meledak secara presisi.
3. Kemampuan Penetrasi
MOP mampu menembus hingga 60 meter (200 kaki) tanah beton bertulang atau batuan keras sebelum meledak.
Baca juga: Iran Membalas, Luncurkan Puluhan Rudal ke Israel, Ledakan dan Kobaran Api Terlihat di Kota Haifa
Tujuannya adalah mencapai ruang bawah tanah atau ruang utama fasilitas strategis sebelum ledakan terjadi, untuk memaksimalkan kehancuran dari dalam.
4. Sistem Pemandu
GBU-57 dilengkapi dengan sistem pemandu GPS presisi, membuatnya mampu menghantam target dengan akurasi tinggi, bahkan jika target tersebut berada jauh di bawah permukaan tanah.
5. Platform Peluncuran
Saat ini, satu-satunya pesawat yang bisa mengangkut dan menjatuhkan GBU-57 adalah B-2 Spirit, pesawat pengebom siluman strategis milik Angkatan Udara AS.
B-2 Spirit dapat membawa dua bom GBU-57 sekaligus dalam satu misi.
6. Mekanisme Serangan
GBU-57 dapat dijatuhkan secara berurutan dalam satu rangkaian oleh satu atau beberapa B-2 Spirit, sehingga daya penetrasinya semakin dalam pada struktur bertingkat seperti bunker bersusun atau terowongan dalam gunung.
Baca tanpa iklan