AS Minta China Tekan Iran agar Selat Hormuz Tetap Dibuka: Dunia Bisa Terkena Dampaknya
Menlu Amerika Serikat (AS), Marco Rubio meminta kepada pemerintah China untuk menekan Teheran agar tidak menutup Selat Hormuz.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Langkah ini menandai peningkatan ketegangan regional yang dramatis menyusul fase terakhir konfrontasi langsung antara Iran dan Israel, yang telah meningkat sejak 13 Juni.
Apa yang dimulai sebagai serangkaian serangan udara dengan cepat berkembang menjadi eskalasi militer besar-besaran yang melibatkan Amerika Serikat.
Selat Hormuz merupakan salah satu titik rawan maritim paling penting di dunia, yang berfungsi sebagai pintu gerbang utama ekspor minyak dari kawasan Teluk. Terletak di antara Iran di utara dan Oman serta UEA di selatan, jalur air sempit ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.
Sekitar 20 persen pasokan minyak global, lebih dari 17 juta barel per hari, melewati selat strategis ini, sehingga sangat penting bagi pasar energi internasional.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto, Hasiolan)