Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sosok 4 Calon Pengganti Ali Khamenei, Ada Anak hingga Tokoh Intelijen Iran

Siapa yang akan menggantikan Ayatollah Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran jika kelak turun dari jabatannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Sosok 4 Calon Pengganti Ali Khamenei, Ada Anak hingga Tokoh Intelijen Iran
X/Twitter
CALON PENGGANTI - Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, akan mempunyai 4 calon pengganti. 

Pencalonannya menekankan legitimasi agama dan ortodoksi teologis.

Jika terpilih, Araki kemungkinan akan memperkuat prinsip-prinsip dasar rezim dan menarik lebih banyak faksi tradisionalis dalam kalangan ulama.

Hassan Khomeini: Pewaris Warisan Revolusioner

Dia adalah cucu Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin tertinggi pertama Iran dan pendiri Republik Islam, Hassan Khomeini, 52.

Warisan keluarganya memberinya pengakuan nama yang tak tertandingi dan resonansi emosional di seluruh spektrum politik Iran.

Meskipun pandangan reformis dan kemandirian politiknya telah membuatnya menjadi tokoh kontroversial di antara para garis keras, banyak yang melihatnya sebagai pemersatu yang potensial.

Seseorang yang dapat menyerukan cita-cita era pendirian republik sambil mengarahkan negara ke arah yang lebih moderat.

Mojtaba Khamenei: Pewaris yang Dikucilkan

Mojtaba Khamenei, 55 tahun—putra Khamenei — yang telah lama dianggap sebagai perantara kekuasaan di balik layar.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia  pernah dianggap sebagai calon penerus karena pengaruhnya terhadap IRGC dan kendalinya atas jaringan keuangan utama.

Namun, orang dalam mengatakan bahwa ia tidak dipertimbangkan.

Keputusan tersebut menandakan keinginan Khamenei untuk menghindari kesan pemerintahan dinasti.

Proses pemilihan

Majelis Pakar Iran akan mempertimbangkan daftar kandidat.

Meskipun  keputusan akhir berada di tangan badan yang beranggotakan 88 orang itu.

Pengaruh Ali Khamenei dan kondisi krisis yang dialami Iran tentu saja akan menjadi faktor penentu pemilihan.

Keputusan dapat diambil dengan cepat jika ancaman militer meningkat atau perombakan kepemimpinan meningkat. 

Siapa pun yang terpilih harus segera menyeimbangkan kontrol internal dengan konfrontasi eksternal—tugas yang dapat menentukan masa depan Republik Islam Iran yang sedang dilanda perang.

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas