Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1247: Diduga Selundupkan Mesin Drone ke Rusia, China Membantah
Perang hari ke-1.247: Intelijen Ukraina mengungkap dugaan Tiongkok menyelundupkan mesin drone ke Rusia.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia vs Ukraina telah berlangsung selama 1.247 hari sejak pertama kali meletus pada 24 Februari 2022.
Pada perkembangannya, Kamis (24/7/2025), perang kedua negara ini terus memanas.
Terbaru, serangan Rusia menyebabkan kebakaran di Mykolaiv, sebuah kota di Ukraina bagian selatan yang berjarak 493 Km dari Kyiv.
Sementara itu, ada laporan baru terkait dugaan penyelundupan mesin drone buatan Tiongkok ke Rusia.
Di tengah konflik yang berkecamuk, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji memperkuat hukum antikorupsi.
Ia juga berjanji hendak memulangkan lebih dari seribu tawanan perang dan mempererat kerja sama pertahanan dengan Israel.
Perang dua negara bertetangga ini dimulai sejak Rusia menyerbu Ukraina pada Februari 2024 yang menandai eskalasi besar.
Selengkapnya, inilah update perang Rusia vs Ukraina yang telah memasuki hari ke-1.247:
Kebakaran Akibat Serangan Rusia di Mykolaiv
Ledakan terdengar di Mykolaiv pada pukul 02.55 waktu setempat, Kamis (24/7/2025) dan menyebabkan kebakara, lapor Suspilne.
Serangan tersebut berasal dari Rusia.
Kepala Administrasi Militer Wilayah (OVA), Kim mengatakan, layanan darurat telah dikerahkan ke lokasi.
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai korban luka.
AS Setujui Penjualan Senjata Senilai 322 Juta Dolar AS ke Ukraina
Amerika Serikat menyetujui penjualan kendaraan tempur infanteri Bradley dan sistem rudal permukaan-ke-udara Hawk ke Ukraina.
Nilai total penjualan mencapai 322 juta dolar AS.
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) menyatakan bahwa sistem Hawk akan memperkuat pertahanan udara Ukraina.
Baca juga: Rusia dan Ukraina Sepakati Pertukaran Tawanan Perang, tapi Gagal Capai Titik Temu Gencatan Senjata