Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1247: Diduga Selundupkan Mesin Drone ke Rusia, China Membantah

Perang hari ke-1.247: Intelijen Ukraina mengungkap dugaan Tiongkok menyelundupkan mesin drone ke Rusia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1247: Diduga Selundupkan Mesin Drone ke Rusia, China Membantah
Sergey Bobylev/Handout/brics-russia2024.ru
PUTIN-XI JINPING. Gambar dari Sergey Bobylev/Handout/brics-russia2024.ru. Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping sebelum dimulainya KTT BRICS XVI di kota Kazan, barat daya Rusia, pada Rabu (23/10/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia vs Ukraina telah berlangsung selama 1.247 hari sejak pertama kali meletus pada 24 Februari 2022. 

Pada perkembangannya, Kamis (24/7/2025), perang kedua negara ini terus memanas.

Terbaru, serangan Rusia menyebabkan kebakaran di Mykolaiv, sebuah kota di Ukraina bagian selatan yang berjarak 493 Km dari Kyiv.

Sementara itu, ada laporan baru terkait dugaan penyelundupan mesin drone buatan Tiongkok ke Rusia.

Di tengah konflik yang berkecamuk, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji memperkuat hukum antikorupsi.

Ia juga berjanji hendak memulangkan lebih dari seribu tawanan perang dan mempererat kerja sama pertahanan dengan Israel.

Perang dua negara bertetangga ini dimulai sejak Rusia menyerbu Ukraina pada Februari 2024 yang menandai eskalasi besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Selengkapnya, inilah update perang  Rusia vs Ukraina yang telah memasuki hari ke-1.247:

Kebakaran Akibat Serangan Rusia di Mykolaiv

Ledakan terdengar di Mykolaiv pada pukul 02.55 waktu setempat, Kamis (24/7/2025) dan menyebabkan kebakara, lapor Suspilne.

Serangan tersebut berasal dari Rusia.

Kepala Administrasi Militer Wilayah (OVA), Kim mengatakan, layanan darurat telah dikerahkan ke lokasi.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai korban luka.

AS Setujui Penjualan Senjata Senilai 322 Juta Dolar AS ke Ukraina

Amerika Serikat menyetujui penjualan kendaraan tempur infanteri Bradley dan sistem rudal permukaan-ke-udara Hawk ke Ukraina.

Nilai total penjualan mencapai 322 juta dolar AS.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) menyatakan bahwa sistem Hawk akan memperkuat pertahanan udara Ukraina.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Sepakati Pertukaran Tawanan Perang, tapi Gagal Capai Titik Temu Gencatan Senjata

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas