Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pendiri World Central Kitchen Kunjungi Jalur Gaza dan Israel

Pendiri World Central Kitchen mengunjungi Jalur Gaza dan Israel pada 15 Agustus 2025 sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang dijalankan sejak 2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pendiri World Central Kitchen Kunjungi Jalur Gaza dan Israel
World Central Kitchen
DIREKTUR WCK DI GAZA - Gambar diambil dari laman WCK pada Sabtu (16/8/2025), memperlihatkan Jose Andres, direktur dan pendiri World Central Kitchen, tiba di Jalur Gaza dalam misi kemanusiaan pada hari Jumat (15/8/2025) dan melakukan kunjungan ke Israel pada minggu ini. 

Jose Andres juga mengunjungi lokasi festival musik Nova yang juga menjadi titik serangan operasi tersebut.

Ia menegaskan WCK bertugas untuk memberikan makanan kepada warga Palestina dan Israel.

"Kami berpihak pada kemanusiaan dan memberi makan orang-orang," kata Jose.

"Kami menyerukan belas kasih, cinta, dan kepedulian bagi warga Palestina dan Israel. Kami sangat yakin bahwa dalam situasi terburuk, sisi kemanusiaan terbaik akan muncul. Kami terus menyerukan gencatan senjata, pembebasan para sandera, dan diakhirinya kekejaman dan penderitaan ini di semua pihak," jelasnya.

Ketika perang besar Israel–Hamas meletus pada 7 Oktober 2023, jutaan warga sipil Gaza tiba-tiba terjebak dalam krisis kemanusiaan yang akut setelah Israel membombardir Gaza dan menutup jalur masuk bantuan dengan klaim menekan Hamas.

Pada hari itu, kelompok perlawanan Palestina membobol pertahanan Israel di selatan dan menahan sekitar 250 orang, hingga per 22 Juni 2025, Israel menyebut masih ada 50 sandera yang ditahan oleh kelompok perlawanan di Jalur Gaza

Israel menyalahkan Hamas atas kehancuran dan kelaparan di Jalur Gaza.

Rekomendasi Untuk Anda

Hamas menyatakan operasi itu sebagai perlawanan terhadap pendudukan Israel di tanah Palestina sejak pendirian "Israel" pada Mei 1948 dan upaya pengambilalihan kompleks Masjid Al-Aqsa.

Pemblokiran jalur masuk bantuan tersebut mengakibatkan lebih dari 101 orang tewas karena kelaparan termasuk 80 anak-anak, per 22 Juli 2025.

Di tengah keterbatasan bahan makanan akibat blokade Israel, sebuah organisasi bantuan internasional bernama World Central Kitchen (WCK) segera hadir di Gaza.

Pada akhir Juli 2025, Israel membuka kembali jalur bantuan dan membentuk Gaza Humanitarian Foundation (GHF) untuk menyalurkan kebutuhan pokok. 

GHF memiliki titik operasional di beberapa lokasi, antara lain Tal al-Sultan (Rafah, Gaza selatan), Saudi Neighborhood (permukiman di Rafah selatan), Khan Younis (tengah-selatan Gaza), dan Wadi Gaza (barat Gaza tengah, dekat Kota Gaza). 

Badan ini mulai beroperasi sejak 26 Mei 2025 dan mengambil alih fungsi ratusan titik distribusi yang sebelumnya dijalankan oleh MIKO PBB.

Namun, pasukan Israel menembaki ratusan warga Palestina yang tengah mencari bantuan di dekat lokasi GHF, lapor  Al Jazeera.

Setidaknya 61.776 warga Palestina telah tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, kata Kementerian Kesehatan pada hari Kamis (14/8/2025).

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas