Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.289, Putin Minta Zelensky Datang ke Moskow: Masih Ada Harapan Damai
Vladimir Putin menegaskan perundingan damai hanya bisa digelar di Moskow, sementara Ukrainam siapkan opsi pertemuan di tujuh negara lain.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Suci BangunDS
Hal ini menyusul pernyataan Presiden Rusia tersebut bahwa perundingan damai dengan Volodymyr Zelensky harus dilakukan di Moskow.
Sybiga mengatakan sedikitnya tujuh negara siap menjadi tuan rumah pertemuan itu.
Negara-negara tersebut antara lain Austria, Vatikan, Swiss, Turki, serta tiga negara Teluk.
“Ini adalah proposal serius, dan Presiden Zelensky siap untuk pertemuan semacam itu kapan saja,” kata Sybiga, dikutip dari The Guardian.
Menurutnya, Putin terus mempermainkan semua orang dengan mengajukan proposal yang tidak dapat diterima.
2. Putin Minta Zelensky Datang ke Moskow
Presiden Rusia Vladimir Putin menutup konferensi pers di Beijing pada Rabu (3/9/2025) dengan tuntutan baru.
Ia meminta perundingan damai langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilakukan di Moskow.
Kunjungan ke Moskow dinilai bukan hanya sebagai simbol penyerahan diri, tetapi juga ancaman serius bagi keselamatan Zelensky.
Rusia diketahui telah berulang kali berupaya membunuh presiden Ukraina itu sejak perang skala penuh dimulai.
3. Putin Bertemu Xi, Kim Jong-un, dan Modi
Vladimir Putin berada di Tiongkok untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping.
Ia juga bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Korea Utara diketahui mengirimkan pasukan serta amunisi ke Rusia.
Baca juga: Disebut Putin Heroik, 2 Ribu Tentara Korea Utara Tewas Saat Berperang Buat Rusia Melawan Ukraina
Sementara Tiongkok dan India membeli minyak Rusia yang menopang ekonomi perang Moskow.
Selain itu, Tiongkok tercatat memasok berbagai barang yang digunakan Rusia dalam perang tersebut.
4. Uni Eropa Sebut China Pemasok Utama Rusia
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menuding Tiongkok menjadi pemasok utama Rusia.