Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Tolak Gencatan Senjata Trump, Iran: Retorika Arogan

Gencatan senjata ditolak Teheran yang ingin akhiri perang permanen. Ancaman kehancuran total dari Trump kian mendekat.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tolak Gencatan Senjata Trump, Iran: Retorika Arogan
Deutsche Welle
Tolak Gencatan Senjata Trump, Iran: Retorika Arogan 

Iran menolak proposal gencatan senjata terbaru yang diusulkan para mediator, seiring upayanya mendorong pengakhiran perang secara permanen.

"Kami tidak akan sekadar menerima gencatan senjata," kata Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo, sebagaimana dikutip dari Associated Press. "Kami hanya menerima pengakhiran perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi."

Kantor berita IRNA melaporkan bahwa Teheran telah menyampaikan responsnya kepada mediator Pakistan. Sebagai gantinya, Iran telah membuat 10 tuntutan di antaranya termasuk penghentian konflik di kawasan tersebut, penyusunan protokol untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan upaya rekonstruksi.

Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan Israel di Teheran

Sementara itu, Israel mengonfirmasi bahwa serangannya telah menewaskan Majid Khademi, kepala intelijen Garda Revolusi Iran dan menegaskan akan menargetkan para pemimpin Iran "satu per satu."

Serangan udara juga menghantam kota Qom dan sejumlah wilayah lain. Hal ini memicu peringatan balasan dari Teheran. Sementara tenggat waktu yang ditetapkan Trump terkait pembukaan kembali Selat Hormuz kian mendekat.

Artikel ini terbit pertama kali dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Joan Aurelia Rumengan

Rekomendasi Untuk Anda

Editor: Muhammad Hanafi

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas