Trump Kritik NATO soal Iran saat Bertemu Rutte
Presiden AS Donald Trump menilai NATO "tidak ada" saat AS dan Israel menyerang Iran. Namun Sekjen NATO Mark Rutte menyebut mayoritas…
Perang Iran semakin memperdalam ketegangan transatlantik di perang Rusia di Ukraina, pernyataan Trump sebelumnya soal keinginan menguasai Greenland, dan tekanan AS agar negara-negara Eropa meningkatkan belanja militer.
Dalam pernyataan yang dibacakan Leavitt sebelum pertemuan, Trump mengatakan negara-negara NATO "telah diuji dan mereka gagal."
Rutte mengakui bahwa "sebagian" memang gagal, tetapi menegaskan "mayoritas besar negara Eropa" tetap memenuhi kewajiban mereka dalam NATO.
"Apa yang dilakukan AS terhadap Iran bisa terjadi karena begitu banyak negara Eropa memenuhi komitmen tersebut," kata Rutte. "Tidak semuanya, dan saya sepenuhnya memahami kekecewaannya, tapi situasinya tidak sesederhana itu."
Seorang juru bicara NATO mengatakan di X: "Sekretaris jenderal menegaskan pentingnya sekutu untuk terus meningkatkan kontribusi guna memperkuat aliansi yang lebih adil."
Perkembangan terbaru perang AS-Israel dengan Iran
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu, setelah Presiden Donald Trump menarik ancaman serangan besar-besaran terhadap infrastruktur Iran. Kesepakatan ini mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan rencana perundingan lanjutan yang dimediasi Pakistan.
Meski demikian, situasi di lapangan masih belum sepenuhnya mereda. Serangan dilaporkan masih terjadi di Iran, Israel, dan kawasan Teluk tak lama setelah pengumuman gencatan senjata. Sementara itu, Israel menyatakan dukungan terhadap kesepakatan tersebut, tetapi mengatakan bahwa konflik dengan kelompok Hizbullah di Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian.
Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Felicia Salvina
Editor: Arti Ekawati

Baca tanpa iklan