Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Deutsche Welle

Pertemuan G7: Harapan Damai dan Sanksi Baru untuk Rusia

Pemimpin G7, termasuk Kanselir Jerman Friedrich Merz, kian optimistis soal perdamaian Ukraina. Meski begitu, sanksi baru untuk Rusia…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pertemuan G7: Harapan Damai dan Sanksi Baru untuk Rusia
Deutsche Welle
Pertemuan G7: Harapan Damai dan Sanksi Baru untuk Rusia 
Memuat video…

Ia juga menambahkan bahwa konflik Iran segera akan "berlalu,” meski saat ini masih menjadi fokus utama.

Optimisme dari para pemimpin Eropa

Di sisi lain, para pemimpin Eropa tetap menunjukkan optimisme, melihat adanya momentum baru dalam konflik Ukraina.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut "arus mulai berbalik untuk Ukraina.”

"Situasi pada 2026 sangat berbanding terbalik dengan 2025. Ukraina bertahan dengan berani di garis depan, sementara Rusia mulai terlihat kelelahan,” ujarnya.

Menurut Kepala Biro DW di Brussel, ia juga mendapat pernyataan dari seorang sumber di pemerintah Jerman yang menyebut bahwa G7 menilai Rusia berada di bawah tekanan besar, sementara posisi Ukraina semakin membaik.

Salah satu faktor penting adalah kemampuan perang drone Ukraina, termasuk serangan jarak jauh seperti yang menargetkan fasilitas militer di St. Petersburg awal bulan ini, yang dinilai membantu membalikkan situasi di medan perang.

Kanserlir Jerman Friedrich Merz mengatakan bahwa Trump dalam suasana kooperatif, dan menyatakan optimisme bahwa Eropa dan Amerika Serikat akan melakukan segala upaya untuk mengakhiri perang.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menegaskan bahwa Trump tidak keberatan dengan keterlibatan negara-negara Eropa dalam perundingan damai ke depan.

Sementara itu, Rusia terus melancarkan serangan, dengan ratusan drone dan puluhan rudal menghantam kota-kota besar Ukraina. Serangan terbaru pada Senin (15/06) bahkan merusak salah satu situs penting keagamaan dan budaya negara itu.

Materi dari kantor berita Associated Press turut berkontribusi pada laporan ini.

Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Iryanda Mardanuz

Editor: Tezar Aditya

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas