Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Bakar Kantor Pemerintahan Ukraina dalam Serangan Udara Terbesar Sepanjang Perang

Serangan Rusia menewaskan sedikitnya dua orang dan membakar kantor pusat pemerintahan Ukraina di Kiev, kata pihak berwenang Ukraina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia Bakar Kantor Pemerintahan Ukraina dalam Serangan Udara Terbesar Sepanjang Perang
@dsns_telegram / Layanan Darurat Negara Ukraina
SERANG JANTUNG KOTA - Serangan Rusia terhadap kantor pemerintahan, kabinet menteri Ukraina, kompleks pemerintahan yang luas di jantung kota Kiev, Minggu (7/9/2025) merupakan serangan pertama dalam perang tersebut. Serangan ini menjadi serangan udara terbesar Rusia ke Ukraina sejak perang dimulai pada 2022 silam. 

Serangan terhadap gedung perumahan sembilan lantai di sebelah barat Kyiv menewaskan sedikitnya dua orang, seorang ibu dan putranya yang berusia dua bulan, kata jaksa.

Menurut polisi, lebih dari selusin lainnya terluka.

Layanan penyelamatan Ukraina mengunggah foto yang menunjukkan bangunan itu terbakar, sementara asap mengepul dari fasadnya.

Serangan itu terjadi setelah lebih dari dua lusin negara Eropa berjanji untuk menjaga kesepakatan apa pun guna mengakhiri perang, beberapa di antaranya menjanjikan pengiriman pasukan ke lapangan.

Keiv mengatakan jaminan keamanan, yang didukung oleh pasukan Barat, sangat penting bagi setiap kesepakatan damai untuk memastikan Rusia tidak menginvasi lagi di masa mendatang.

Baca juga: Kiev Tak Lagi Aman, Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 14 Orang: Kantor Uni Eropa Rusak

Namun Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pasukan Barat di Ukraina tidak dapat diterima dan akan menjadi target yang “sah”.

Upaya yang dilakukan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa minggu terakhir untuk mengakhiri perang sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasukan Rusia menduduki sekitar 20 persen wilayah Ukraina secara total.

Puluhan ribu orang terbunuh dalam tiga setengah tahun pertempuran, yang telah memaksa jutaan orang meninggalkan rumah mereka dan menghancurkan sebagian besar Ukraina timur dan selatan dalam konflik paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia II.

 

(oln/tmt/*)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas