Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.294, 60 Diplomat Asing Tur ke Gedung yang Diserang Rusia

Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.294, Perdana Menteri Ukraina mengajak 60 diplomat asing untuk tur ke gedung pemerintah yang diserang Rusia pada Senin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.294, 60 Diplomat Asing Tur ke Gedung yang Diserang Rusia
Facebook PM Ukraina
TUR GEDUNG - Gambar diambil dari Facebook PM Ukraina, Selasa (9/9/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Ukraina, Yuliia Svyrydenko, membagikan foto-foto ketika ia mengajak 60 diplomat asing untuk menunjukkan kerusakan pada gedung pemerintah Ukraina akibat serangan Rusia pada hari Senin (8/9/2025). (Facebook PM Ukraina) 

Sebelumnya, Gedung Kabinet Menteri terkena rudal Iskander, menurut pernyataan layanan pers Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi kepada Suspilne.

Kemungkinan rudal tersebut merupakan rudal jelajah, tetapi hasil akhirnya akan diketahui setelah pemeriksaan.

"Rudal tersebut secara khusus ditujukan ke kompleks pemerintahan," tambah Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

Ukraina Buka 2 Sekolah Bawah Tanah Baru

Di kota Balakliia, Oblast Kharkiv, dua ruang pendidikan bawah tanah baru telah dibuka untuk siswa setelah wilayah ini dibebaskan.

Satu ruang berada di lyceum (sekolah menengah khusus) seluas lebih dari 1.100 meter persegi. 

Sebelumnya, lyceum ini sempat diserang pesawat tanpa awak Rusia pada musim semi 2025, merusak atap dan sebagian bangunan. 

Sejak 2023, tempat penampungan ini menjadi pusat pendidikan Vulyk ("Sarang Lebah"), dan ruang bawah tanah tambahan kini mencakup enam kelas, area olahraga, membaca, makan, dan bersantai.

Rekomendasi Untuk Anda

Ruang bawah tanah kedua dibuka di lyceum lain yang juga pernah rusak akibat serangan udara dan dijarah pasukan Rusia. Tempat penampungan ini kini bisa menampung lebih dari 100 anak belajar sekaligus.

Menurut Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Ukraina, lebih dari 147.000 anak belajar daring, sementara 54.000 anak belajar dengan format campuran.

"Kelas luring penuh di Oblast Kharkiv belum ada selama empat tahun ajaran berturut-turut. Karena risiko keamanan, tidak ada alternatif selain sekolah bawah tanah," kata Hanna Novosad, salah satu pendiri dana amal savED.

Sebagai tambahan, tujuh sekolah bawah tanah dijadwalkan mulai beroperasi di kota Kharkiv pada 1 September, hari pertama tahun ajaran, dan enam stasiun metro dialihfungsikan menjadi ruang kelas.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas