Jenderal Iran Telepon Wakil Menhan Qatar: Kami Siap Mendukung Anda Berperang Melawan Israel
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Abdolrahim Mousavi dikabarkan telah berkomunikasi dengan dan Wakil Menteri Pertahanan Qatar, Al Thani.
Penulis:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, DOHA - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Abdolrahim Mousavi dikabarkan telah berkomunikasi dengan dan Wakil Menteri Pertahanan Qatar, Saud bin Abdolrahman Al Thani.
Mengutip Tasnim, keduanya membahas serangan Israel ke Ibu Kota Qatar, Doha, beberapa hari lalu.
Dalam pembicaraannya, Mousavi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan ragu untuk mendukung Qatar. "Hubungan Iran dengan Qatar didasarkan pada persaudaraan.”
Jenderal Mousavi juga meyakini serangan terhadap Qatar tidak mungkin terjadi tanpa koordinasi dan dukungan dari Amerika Serikat.
"Angkatan bersenjata Iran tidak pernah ragu untuk mendukung rakyat dan pemerintah Qatar melawan ancaman dari Israel, yang memicu ketidakstabilan di kawasan dengan dukungan AS dan kekuatan Barat," katanya.
Jenderal Mousavi juga merujuk pada panggilan telepon sebelumnya antara Presiden Iran Massoud Pezeshkian dan Emir Qatar, menekankan bahwa kepemimpinan Teheran segera mengecam serangan tersebut.
Merespons itu, Al Thani berterima kasih kepada Iran atas dukungannya, menyebut tindakan Israel sebagai "serangan teroris dan pelanggaran semua prinsip internasional."
Ia mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk melemahkan upaya Qatar dalam memediasi perdamaian di Gaza.
Qatar mengusulkan konsultasi lebih lanjut dan menyatakan harapan bahwa Konferensi Islam mendatang akan menghasilkan langkah-langkah praktis sebagai tanggapan atas tindakan Israel.
Parlemen Iran Sarankan Qatar Usir Amerika
Seorang anggota parlemen Iran pada hari Kamis waktu setempat mengusulkan agar Qatar mengusir pasukan AS dan mengizinkan Garda Revolusi Iran untuk menempatkan rudal di wilayahnya guna melawan Israel.
“Saya mengusulkan agar tentara AS, kaki tangan Israel, diusir dari Qatar, dan agar pasukan kedirgantaraan Garda Revolusi mengerahkan rudal hipersonik Fattah di wilayah Anda untuk mempertahankan kedaulatan Anda,” tulis Mojtaba Zarei di X kepada Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Dalam unggahan terpisah, Zarei menulis: “Emir Qatar yang terhormat harus meminta dukungan dari pasukan kedirgantaraan Garda Revolusi untuk ditempatkan di Qatar.”
Para pemimpin Iran mengecam serangan Israel ke Doha sebagai pelanggaran kedaulatan Qatar.
Presiden Masoud Pezeshkian menyebutnya "ilegal, tidak manusiawi, dan anti-perdamaian," sementara kepala keamanan nasional Ali Larijani menulis dalam bahasa Arab: "Wahai negara-negara di kawasan ini! Persiapkan diri kalian."
Baca tanpa iklan