Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.301: Pussy Riot Dihukum Penjara In Absentia
Terkini, lima anggota Pussy Riot dijatuhi hukuman penjara 8–13 tahun in absentia oleh pengadilan Moskow.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Komandan militer tertinggi Ukraina Oleksandr Syrskyi memecat dua perwira senior setelah kehilangan wilayah di bawah komando mereka.
Menurut Ukrainska Pravda dan Interfax, yang dipecat adalah Volodymyr Silenko dari Korps ke-17 di Zaporizhzhia, dan Maksym Kituhin dari Korps ke-20 di perbatasan Donetsk-Dnipropetrovsk.
Keduanya dipindahkan ke tugas lain setelah pasukan Rusia merebut sejumlah desa di daerah tersebut.
6. AS Pantau Latihan Rusia-Belarus
Perwira militer Amerika Serikat memantau latihan gabungan Rusia dan Belarus pada Senin, pertama kali sejak Moskow menggunakan Belarus untuk menyerang Ukraina.
Kehadiran ini berlangsung beberapa hari setelah Polandia menembak jatuh drone Rusia yang melintasi wilayah udaranya.
Kunjungan itu menandai sinyal upaya Washington mempererat hubungan dengan Belarus.
Perwakilan Presiden Donald Trump, John Coale, pekan lalu mengatakan AS ingin membuka kembali kedutaan di Minsk dan memulihkan perdagangan.
Militer AS belum memberikan komentar.
Baca juga: Unggul Senjata dan Personel, Rusia Rebut Lagi Wilayah Ukraina di Dnipropetrovsk
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan