Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.301: Pussy Riot Dihukum Penjara In Absentia
Terkini, lima anggota Pussy Riot dijatuhi hukuman penjara 8–13 tahun in absentia oleh pengadilan Moskow.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Di Zaporizhzhia, satu orang tewas dan sembilan orang terluka, termasuk seorang anak, akibat serangan besar pada Senin.
Foto yang dipublikasikan memperlihatkan petugas pemadam berjuang memadamkan api di rumah-rumah dan bangunan lain.
Setidaknya ada 10 serangan di kota itu, menurut penyiar publik Suspilne.
Di Mykolaiv, pasukan Rusia menyerang sebuah pertanian dan menewaskan seorang pengemudi traktor, kata gubernur Vitaliy Kim.
Ia menuding Rusia menargetkan warga sipil, tuduhan yang dibantah Moskow.
3. Kilang Minyak Rusia Diserang Drone Ukraina
Salah satu kilang minyak terbesar Rusia di Kirishi, barat laut negara itu, menghentikan unit pemrosesan utamanya setelah serangan drone Ukraina.
Kilang Kirishinefteorgsintez milik Surgutneftegaz menjadi salah satu target serangan pada Minggu.
Reuters melaporkan, unit kilang yang terbakar menyumbang hampir 40 persen dari kapasitas pemrosesan sekitar 400.000 barel per hari.
Surgutneftegaz belum memberikan komentar.
4. Rusia Klaim Rebut Desa di Zaporizhzhia
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya merebut desa Olhivske di wilayah Zaporizhzhia.
Pejabat pro-Moskow Vladimir Rogov menyebut pasukan Rusia berhasil merebut sekitar 30 km persegi tanah.
Serangan ini bagian dari dorongan Rusia ke barat dengan Pokrovsk sebagai target utama.
Baca juga: Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia, Moskow Balas Uji Rudal Hipersonik & Serangan Darat Besar-Besaran
Militer Ukraina mengatakan pasukannya berhasil menghentikan kemajuan Rusia di dekat Pokrovsk.
Blog militer DeepState melaporkan Ukraina mencetak keberhasilan di dekat Dobropillia.
Laporan medan perang ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Baca tanpa iklan