Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Irlandia Desak PBB Tendang Israel dan Sekutunya, Buntut Genosida Gaza

Irlandia desak Israel serta negara-negara yang memasok senjata kepadanya didepak dari keanggotaan PBB, menyusul adanya penggaran genosida di Gaza

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Irlandia Desak PBB Tendang Israel dan Sekutunya, Buntut Genosida Gaza
https://main.un.org
DK PBB - Foto ini diambil dari https://main.un.org/ pada Kamis (28/8/2025). Presiden Irlandia desak Israel serta negara-negara yang memasok senjata kepadanya didepak dari keanggotaan PBB, menyusul adanya penggaran genosida di Gaza. 

Bagi sebagian pihak, ini bisa menjadi momentum bersejarah untuk menekan Israel agar menghentikan agresinya di Gaza.

Namun bagi yang lain, langkah ini bisa menimbulkan ketegangan baru yang lebih sulit dikendalikan.

Temuan Komisi PBB

Adapun seruan keras Presiden Irlandia muncul setelah Komisi Penyelidikan mengenai Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel, yang dibentuk empat tahun lalu, merilis laporan terbaru.

Komisi tersebut mendokumentasikan dugaan pelanggaran berat dan pelanggaran hak asasi manusia yang berulang kali dilakukan Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Penilaian ini bukan hanya didasarkan pada jumlah korban yang mencapai lebih dari 64.000 orang tewas dan 164.000 terluka sejak 7 Oktober 2023 silam.

Tetapi juga pada pernyataan politik, perintah militer, dan pola operasi Israel yang diarahkan untuk menghancurkan warga Palestina sebagai sebuah kelompok.

Di mana para petinggi negara zionis itu kerap mendehumanisasi warga Palestina, menggambarkan mereka bukan sebagai korban perang, melainkan sebagai musuh yang harus dimusnahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Retorika seperti ini, menurut hukum internasional, dapat dijadikan dasar untuk menunjukkan adanya niat genosida.

Selain pernyataan diatas, pola operasi militer Israel juga dinilai menguatkan tuduhan tersebut.

Penggunaan amunisi berdampak luas di wilayah padat penduduk menjadi bukti bahwa Israel menyadari resiko besar bagi warga sipil, namun tetap melancarkan serangan.

Serangan semacam itu, kata komisi, tidak lagi sekadar operasi militer terhadap kelompok bersenjata, melainkan tindakan yang menyasar seluruh komunitas.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas