Rusia Tolak Klaim Trump soal 'Macan Kertas', Tegaskan Perang Akan Berlanjut
Kremlin menyatakan tidak memiliki pilihan lain selain melanjutkan perang setelah Trump menyebut Rusia sebagai 'macan kertas'.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Endra Kurniawan
Ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah 20 drone Rusia terpantau di wilayah udara Polandia.
Insiden lain terjadi ketika jet militer Spanyol yang membawa Menteri Pertahanan Margarita Robles mengalami gangguan GPS saat terbang dekat Kaliningrad, wilayah kantong Rusia.
Peristiwa ini mengingatkan pada gangguan serupa yang menimpa pesawat Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen sebulan sebelumnya.
Uni Eropa menduga kuat bahwa Rusia berada di balik gangguan ini.
Ekonomi Rusia Tertekan, Pajak Naik untuk Danai Perang
Untuk menjaga keberlanjutan operasional militernya, Rusia kini mulai mengalihkan beban ke sektor ekonomi domestik.
Kementerian Keuangan Rusia mengusulkan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 20 persen menjadi 22 persen, dengan alasan untuk membiayai “pertahanan dan keamanan”.
Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi Rusia akan anjlok ke sekitar 1 persen tahun ini.
Di mana ini turun drastis dari 4,3 persen pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, Kremlin tetap menolak anggapan bahwa ekonomi Rusia berada di ambang kehancuran, sebagaimana yang disampaikan oleh Trump.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Donald Trump dan Konflik Rusia vs Ukraina
Baca tanpa iklan