Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.322, Trump Pertimbangkan Rudal Tomahawk untuk Kyiv

Perang Rusia-Ukraina hari Ke-1.322, Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan soal pengiriman rudal Tomahawk untuk Ukraina dan tujuannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.322, Trump Pertimbangkan Rudal Tomahawk untuk Kyiv
Facebook The White House
ZELENSKY DAN TRUMP - Gambar diambil dari Facebook The White House, Rabu (16/7/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Zelensky (kanan) dan Presiden AS Donald Trump (kiri) bertemu di Gedung Putih pada 28 Februari 2025. Pada 6 Oktober 2025, Trump mempertimbangkan pengiriman rudal Tomahawk untuk Ukraina. 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia dengan Ukraina memasuki hari ke-1.322 pada Selasa (7/10/2025), memperpanjang perang sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Perang antara Rusia dan Ukraina bermula dari ketegangan yang sudah berlangsung lama sejak Uni Soviet bubar pada 1991. Setelah bubarnya Uni Soviet, Rusia menjadi penerus utama negara tersebut, sedangkan Ukraina memilih menjadi negara merdeka.

Sejak itu, hubungan kedua negara sering tegang karena masalah perbatasan, identitas nasional, dan perbedaan arah politik.

Ketegangan meningkat pada 2014 saat Revolusi Maidan menggulingkan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych, yang dikenal dekat dengan Rusia.

Pemerintah baru Ukraina kemudian mempererat hubungan dengan negara-negara Barat, yang membuat Rusia merasa terancam.

Sebagai respons, Rusia merebut Krimea dan mendukung kelompok separatis di Donetsk serta Luhansk, memicu konflik berkepanjangan di kawasan Donbas.

Ketegangan mencapai puncaknya pada Februari 2022 ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan invasi besar-besaran ke Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengklaim tujuannya adalah memberantas kelompok “neo-Nazi” di Kyiv, melindungi warga keturunan Rusia di Donbas, dan mencegah Ukraina bergabung dengan NATO yang dianggap mengancam keamanan Rusia.

Pada Senin, 6 Oktober 2025, Ukraina melancarkan serangan besar ke wilayah Belgorod, Rusia, menewaskan dua orang dan menyebabkan pemadaman listrik bagi ribuan rumah tangga. 

Serangan ini dilakukan sebagai respons terhadap serangan harian Rusia terhadap kota-kota Ukraina dan infrastruktur energi mereka.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan berhasil menembak jatuh 251 drone Ukraina semalam, termasuk 30 di Belgorod, tetapi serangan roket tetap menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Puluhan Rudal, Rusia Luncurkan Serangan Dahsyat ke Jaringan Gas Ukraina, Listrik Kiev Padam

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa serangan tersebut adalah "respons sah" terhadap agresi Rusia, lapor The Moscow Times.

Trump Pertimbangkan Usulan Ukraina soal Rudal Tomahawk

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia ingin mengetahui rencana penggunaan rudal Tomahawk oleh Ukraina sebelum menyetujui pengirimannya karena tidak ingin meningkatkan eskalasi perang dengan Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya meminta agar AS menjual rudal tersebut melalui negara-negara Eropa. 

Rudal Tomahawk memiliki jangkauan 2.500 km sehingga Moskow bisa menjadi target jika digunakan oleh Ukraina

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas