Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Internasional: Alasan Hamas Percayai Trump - Ukraina Digempur 450 Drone dan Rudal Rusia

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya alasan Hamas mengambil risiko mempercayai Donald Trump dalam gencatan senjata kali ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in 5 Populer Internasional: Alasan Hamas Percayai Trump - Ukraina Digempur 450 Drone dan Rudal Rusia
Facebook The White House; RNTV/Tangkap Layar; Kementerian Pertahanan Rusia; Tangkap layar YouTube Nobel Prize
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Presiden AS Donald Trump dalam unggahan The White House pada 9 Oktober 2025; Foto tangkap layar RNTV pada Senin (14/7/2025) yang menunjukkan kehancuran total di Jalur Gaza akibat bombardemen Israel; Foto yang diambil dari laman Kementerian Pertahanan Rusia tanggal 4 Maret 2025 memperlihatkan sebuah rudal Rusia ditembakkan tahun 2024; Tangkap layar YouTube Nobel Prize, memperlihatkan medali Hadiah Nobel untuk pemenang. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Namun, dampaknya justru menghancurkan infrastruktur sipil dan memutus akses energi jutaan warga.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam keras serangan tersebut dan menyerukan tindakan tegas dari negara-negara sekutu.

“Yang dibutuhkan bukanlah kata-kata kosong, tetapi tindakan nyata dari Amerika Serikat, Eropa, dan G7, memberikan sistem pertahanan udara dan memperkuat sanksi,” tulis Zelensky di media sosial, mengutip BBC.

Zelensky menyebut bahwa lebih dari 450 drone dan 30 rudal ditembakkan Rusia ke berbagai wilayah Ukraina.

Ia menggambarkan serangan itu sebagai “sinis dan diperhitungkan”, serta menuduh Moskow menggunakan dingin dan gelap sebagai senjata teror menjelang musim dingin.

BACA SELENGKAPNYA >>>

5. Kelakar Donald Trump Gagal dapat Nobel Perdamaian 2025

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak terpilih sebagai penerima Nobel Perdamaian 2025.

Rekomendasi Untuk Anda

Trump yang beberapa kesempatan yakin akan meraih Nobel Perdamaian akhirnya buka suara.

Dia mengakui pemimpin oposisi Venezuela María Corina Machado berhak menerima penghargaan bergengsi di dunia itu.

Bahkan Trump mengatakan bahwa Machado meneleponnya secara pribadi.

Dia secara terbuka mendedikasikan Hadiah Nobel Perdamaian  kepada rakyat Venezuela dan dirinya sendiri.

"Orang yang benar-benar menerima Hadiah Nobel menelepon hari ini, menelepon saya, dan berkata saya menerima ini untuk menghormati Anda, karena Anda memang pantas menerimanya. Suatu hal yang sangat baik untuk dilakukan," kata Trump.

Dia lalu berkelakar.

"Saya tidak bilang kalau begitu berikan saja padaku. Saya pikir dia mungkin akan melakukannya."

Sikap Machado terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro sejalan dengan kebijakan pemerintahan Trump  terhadap Venezuela.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio sebelumnya memuji Machado sebagai "personifikasi ketahanan, keuletan, dan patriotisme."

Hadiah Nobel Perdamaian 2025 ini memang diserahkan kepada Machado, seorang oposisi politik di Venezuela.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas