Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Di Masa Damai Pascaperang Gaza, Netanyahu Malah Beri Ancaman ke Hamas Lagi

Perdana Menteri Israel, Benjami Netanyahu keluarkan ancaman ke Hamas di masa damai pascaperang Gaza. Ia menyebut Hamas harus dilucuti.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Di Masa Damai Pascaperang Gaza, Netanyahu Malah Beri Ancaman ke Hamas Lagi
YouTube CBS News
ANCAMAN NETANYAHU - Dalam wawancara eksklusif bersama CBS News pada Selasa (14/10/2025), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi gencatan senjata dengan Hamas. Dalam wawancara tersebut, Netanyahu mengeluarkan ancaman kepada Hamas bila tidak melucuti senjata mereka, kekacauan akan kembali terjadi. 

Di antara para sandera yang meninggal dan jenazahnya belum dikembalikan adalah dua warga negara Amerika, Itay Chen dan Omer Neutra.

Dikutip Axios, Hamas berjanji untuk memulangkan ke-28 orang tersebut berdasarkan kesepakatan, tetapi menekankan selama negosiasi bahwa mereka tidak mengetahui lokasi pasti banyak dari mereka.

Kelompok tersebut mengatakan beberapa orang terjebak di bawah reruntuhan, dan mungkin butuh waktu berbulan-bulan untuk menemukan semuanya.

Pada hari Senin, Hamas memberi Israel empat jenazah melalui Palang Merah, lebih sedikit dari yang diperkirakan pejabat Israel.

Baca juga: Alasan Netanyahu Batal Hadiri KTT Gaza di Mesir pada Menit-menit Terakhir

Ketika terungkap bahwa Hamas tidak bermaksud mengembalikan jenazah tambahan pada hari Selasa, Israel mengklaim bahwa hal itu merupakan pelanggaran perjanjian dan mengancam akan menunda penerapan aspek penting lainnya dari kesepakatan tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui keputusan untuk memblokir pembukaan kembali penyeberangan Rafah dari Gaza ke Mesir, dan mengurangi separuh jumlah truk bantuan yang memasuki Gaza jika lebih banyak jenazah tidak dikembalikan.

Pihak Israel menekankan, melalui mediator Qatar dan Mesir, bahwa mereka melihat pengembalian jenazah sebagai bagian penting dari perjanjian.

Rekomendasi Untuk Anda

Israel menuntut upaya maksimal dari Hamas untuk menemukan para jenazah.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan Hamas tampaknya baru menyadari betapa seriusnya Israel menanggapi masalah ini pada hari Selasa.

Pejabat tersebut mengklaim bahwa para pejabat Hamas kini menyadari bahwa Israel tahu lebih banyak daripada yang mereka duga tentang jumlah dan lokasi jenazah yang ditahan Hamas.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas