Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perdamaian di Palestina, Kemenangan bagi Diplomasi Indonesia

Kehadiran Indonesia dalam pertemuan bersejarah di Sharm el-Sheikh Mesir menunjukkan negara makin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perdamaian di Palestina, Kemenangan bagi Diplomasi Indonesia
BPMI Setpres
PERDAMAIAN TIMTENG - Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El Sheikh di Mesir, pada Senin (13/10/2025). (BPMI Setpres) 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan bersejarah di Sharm el-Sheikh, Mesir yang menghasilkan penandatanganan kesepakatan damai dan penghentian perang di Palestina, khususnya di Gaza.
  • Menurut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, kehadiran Indonesia dalam forum ini menunjukkan negara semakin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional. 
  • Ini adalah momentum yang sangat baik bagi Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri pertemuan bersejarah di Sharm el-Sheikh, Mesir, yang menghasilkan penandatanganan kesepakatan damai dan penghentian perang di Palestina, khususnya di Gaza.

Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara-negara penting dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara khusus menyebut Presiden Prabowo sebagai ‘a very incredible man of Indonesia’, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi sebagai tuan rumah.

Pertemuan bersejarah ini turut dihadiri oleh Presiden Prancis, Raja Bahrain, Raja Yordania, Perdana Menteri Italia, Presiden Turki, Emir Qatar, Emir Kuwait, serta Perdana Menteri Inggris, Spanyol, dan Pakistan, bersama dengan sejumlah pemimpin negara lainnya.

Menurut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, kehadiran Indonesia dalam forum ini menunjukkan bahwa negara semakin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional. 

“Ini adalah momentum yang sangat baik bagi Indonesia,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden Prabowo dikenal memiliki perhatian khusus terhadap isu Palestina dan Timur Tengah. Komitmen Indonesia diwujudkan melalui dua pendekatan utama:

 

Diplomasi Aktif

Presiden Prabowo secara konsisten menyuarakan dukungan Indonesia dalam forum-forum internasional, termasuk menyatakan komitmen Indonesia untuk mendukung gencatan senjata yang komprehensif dan permanen sebagai langkah penting menuju solusi nyata dan perdamaian sejati antara Israel dan Palestina.

Indonesia pun telah melakukan berbagai tindakan konkret, antara lain mengirimkan lebih dari 100 tenaga kesehatan dan dokter ke Palestina, mengundang lebih dari 60 anak-anak Palestina untuk belajar di Universitas Pertahanan saat Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan, mengirimkan bantuan kemanusiaan dan kapal rumah sakit serta melakukan empat kali pengiriman bantuan logistik melalui pesawat dengan sistem drop off.

Seskab menekankan bahwa pengiriman bantuan melalui udara bukanlah hal yang mudah, karena memerlukan izin dari berbagai negara yang wilayah udaranya dilalui. 

Baca juga: Bukan Hanya Perdamaian, Prabowo Diminta Suarakan Kemerdekaan Penuh Palestina di KTT Perdamaian Gaza

“Ini butuh diplomasi yang kuat dan kedekatan pribadi dengan pimpinan-pimpinan di negara tersebut,” jelasnya.

Teddy menegaskan bahwa kehadiran Indonesia dalam pertemuan ini menandai peran aktif negara dalam proses perdamaian

“Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo tidak menjadi penonton, tapi kita turut serta menjadi salah satu penentu dan salah satu pencetak sejarah dalam perdamaian di Timur Tengah khususnya di Palestina,” kata dia.

Pemerintah Indonesia juga berharap kesepakatan yang telah ditandatangani dapat berjalan sesuai harapan untuk mewujudkan perdamaian di kawasan Palestina.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas