Perdamaian di Palestina, Kemenangan bagi Diplomasi Indonesia
Kehadiran Indonesia dalam pertemuan bersejarah di Sharm el-Sheikh Mesir menunjukkan negara makin dihormati dan diperhitungkan di kancah internasional
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Theresia Felisiani
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah tiba di tanah air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El Sheikh di Mesir, pada Selasa (14/10/2025).
Prabowo menjelaskan kehadirannya di KTT tersebut. Menurut Kepala Negara, kedatangannya untuk memberikan dukungan agar perdamaian di kawasan Timur Tengah terwujud.
"Jadi kita datang untuk menyatakan dukungan dan memberi support," kata Presiden di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Baca juga: Israel Langgar Gencatan Senjata, Tembak Mati 6 Warga Palestina di Gaza
Menurut Presiden yang terpenting sekarang ini adalah, perang di jalur Gaza sudah berhenti dengan adanya gencatan senjata. Selain itu pasukan Israel telah ditarik dari jalur Gaza.
"Yang penting gencatan senjata sudah berjalan. Kemudian segera pasukan Israel akan ditarik. Tentunya sesuai tahapan-tahapan. Sandra-Sandra sudah dilepas. Masih ada beberapa yang mungkin yang jenazahnya yang belum ketemu. Saya kira itu intinya, ya," jelas Prabowo.
Menurut dia, Indonesia selalu diajak untuk ikut mendukung proses perdamaian di Palestina. Hal itu merupakan tekad bangsa Indonesia sejak dahulu.
"Tekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina. Puluhan tahun sejak saya masih muda. Kita terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina, rakyat Palestina," tegasnya.