Serangan Besar-besaran Rusia ke Ukraina, 20 Kendaraan Lapis Baja Pasukan Putin Serang Donetsk
Ukraina Gagalkan Serangan Besar Rusia di Dobropillia, Sembilan Kendaraan Lapis Baja Dihancurkan
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
TRIBUNNEWS.COM - Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran di wilayah timur Ukraina, Kamis (16/10/2025).
Dalam serangan itu, lebih dari 20 kendaraan lapis baja Rusia dilaporkan menyerang kawasan dekat kota Dobropillia, wilayah Donetsk.
Namun, pasukan Brigade Azov Ukraina mengklaim berhasil memukul mundur serangan tersebut setelah pertempuran sengit terjadi di sekitar desa Malynivka, sekitar 13 kilometer (km) selatan Shakhove.
Dalam pernyataannya di Facebook, Brigade Azov menyebut serangan itu merupakan “upaya besar-besaran” untuk merebut desa Shakhove, namun pasukan Rusia justru kehilangan sembilan kendaraan lapis baja akibat serangan balik Ukraina.
Rekaman video yang dipublikasikan oleh brigade tersebut kemudian diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan lokasi pertempuran memang berada di sekitar Malynivka.
Hingga saat ini, pihak berwenang Rusia belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut.
Sementara Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pembaruannya Kamis sore tidak secara langsung menyinggung serangan tersebut, namun menyatakan tengah melakukan operasi “menstabilkan” di area Dobropillia.
Dobropillia sendiri memiliki posisi strategis karena berdekatan dengan kota Pokrovsk, pusat logistik penting yang menjadi salah satu target utama pasukan Rusia dalam upaya mereka mendorong garis depan ke arah barat Donetsk.
Dalam beberapa pekan terakhir, pejabat militer Ukraina melaporkan adanya kemajuan di sekitar wilayah itu, bahkan menyebut pasukan Rusia mulai terjebak dalam “perangkap taktis” akibat strategi pertahanan Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menilai keberhasilan pasukannya di Dobropillia sebagai bukti Ukraina masih mampu menahan laju ofensif Rusia dan bahkan membalikkan keadaan di beberapa sektor penting.
Pernyataan tersebut juga muncul seiring komentar dari Presiden AS Donald Trump, yang sehari sebelumnya mengatakan Ukraina “ingin bersikap ofensif”, meski tanpa menjelaskan lokasi spesifiknya.
Baca juga: Trump Ajak Putin Bertandang ke Budapest, Bahas Langkah Akhir Perang Rusia–Ukraina
Militer Ukraina menyebut telah berhasil merebut kembali sekitar 182 kilometer persegi wilayah di sekitar Dobropillia dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, seorang blogger militer Rusia dengan nama samaran Voenny Osvedomitel mengonfirmasi pasukan Rusia memang mencoba memperluas wilayah di sekitar Dobropillia.
Namun menambahkan kolom lapis baja mereka tampaknya telah terdeteksi dan dihantam jauh sebelum mencapai garis depan.
Serangan besar Rusia ini menandai eskalasi terbaru di Donetsk, memperlihatkan pertempuran di Ukraina timur masih berlangsung sengit, dengan kedua pihak saling berusaha merebut momentum di medan tempur yang kian memanas.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Baca tanpa iklan