Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korsel Temukan Makam Abad ke-4 Diduga Milik Komandan Kerajaan Silla

Arkeolog Korea Selatan menemukan makam berusia 1.600 tahun berisi jasad komandan Silla lengkap dengan baju zirah dan mahkota emas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Korsel Temukan Makam Abad ke-4 Diduga Milik Komandan Kerajaan Silla
LAYANAN WARISAN KOREA
KERAJAAN SILLA. Fragmen mahkota perunggu berlapis emas (kiri), yang berasal dari abad ke-4 hingga ke-5, ditemukan di makam peti mati luar pertama di bawah gundukan pemakaman kerajaan di Hwangnam-dong, Gyeongju. Rekonstruksi (kanan) menunjukkan bagaimana mahkota tersebut mungkin tampak utuh. FOTO: LAYANAN WARISAN KOREA via Straits News 

Ringkasan Berita:
  • Para arkeolog Korea Selatan menemukan makam abad ke-4 di Gyeongju yang diyakini milik seorang komandan Kerajaan Silla.
  • Yonhap melaporkan, jasad pria berusia sekitar 30 tahun itu dimakamkan bersama baju zirah lengkap, helm, dan pedang panjang.
  • The Korea Herald menyebut penemuan ini termasuk mahkota perunggu berlapis emas tertua dari era Silla, menandakan pengaruh budaya Goguryeo.
  • Situs tersebut akan dibuka untuk publik mulai 27 Oktober hingga 1 November.

TRIBUNNEWS.COM – Korea Selatan mengumumkan penemuan penting di Gyeongju, ibu kota kuno Kerajaan Silla.

Temuan tersebut berupa makam berusia sekitar 1.600 tahun, yang diyakini milik seorang komandan militer berpangkat tinggi.

Yonhap melaporkan, makam tersebut ditemukan di kompleks pemakaman kerajaan Hwangnam-dong No 120, yang berasal dari akhir abad ke-4 hingga awal abad ke-5.

Penggalian dilakukan oleh Dinas Warisan Korea (KHS) bersama kota Gyeongju dan Institut Penelitian Warisan Budaya Silla.

Di dalamnya, arkeolog menemukan kerangka pria berusia sekitar 30 tahun yang dimakamkan dengan pedang panjang, pelindung tubuh, helm, serta baju zirah lengkap untuk dirinya dan kudanya — temuan langka yang menggambarkan struktur militer Silla.

“Ini momen langka yang menunjukkan kepada publik perlengkapan perang lengkap seorang komandan, baik untuk manusia maupun kuda,” kata administrator KHS, Huh Min, dikutip dari The Korea Herald (20/10/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

KHS menjelaskan, desain zirah yang memadukan kulit dan pelat besi menunjukkan teknologi militer maju sekaligus status tinggi pemilik makam.

Di samping jasad utama, ditemukan pula kerangka lain yang diduga merupakan pengikut yang dikorbankan dalam upacara penguburan.

The Guardian melaporkan, di antara 165 artefak yang digali terdapat fragmen mahkota perunggu berlapis emas, anting-anting, serta gagang pedang berukir cincin besar.

Mahkota tersebut diperkirakan merupakan salah satu yang tertua dari era Silla dan menunjukkan pengaruh budaya Kerajaan Goguryeo.

“Pola pada mahkota ini menyerupai ornamen dari Goguryeo, menunjukkan adanya pertukaran budaya antara kedua kerajaan,” ujar peneliti Kim Hun-suk dari Institut Warisan Budaya Nasional Gyeongju.

Baca juga: Populer Internasional: Jepang Cetak Sejarah, Lantik PM Wanita Pertama - Panic Buying di Australia

Penemuan ini memperkuat pemahaman tentang struktur sosial dan militer Kerajaan Silla, sekaligus menandai transisi praktik pemakaman dari peti mati kayu ke makam batu yang lebih kompleks.

Lokasi makam dan artefaknya akan dibuka untuk umum mulai 27 Oktober hingga 1 November, bertepatan dengan KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2025 di Gyeongju.

Mengenal Kerajaan Silla

Kerajaan Silla adalah salah satu dari tiga kerajaan besar di Korea kuno, bersama Goguryeo dan Baekje.

Kerajaan Silla berdiri sekitar tahun 57 SM hingga 935 M, dengan ibu kotanya di Gyeongju, wilayah tenggara Semenanjung Korea saat ini.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas