Ini Etika Memasuki Permandian Air Panas Onsen di Jepang
Masuk onsen Jepang punya aturan khusus: mandi bersih, telanjang, jaga suara, dan ikuti aturan tato. Penting untuk wisatawan pertama kali.
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Masuk onsen di Jepang memiliki etika khusus agar pengalaman berendam nyaman dan menghormati pengunjung lain.
- Pengunjung wajib mandi bersih, telanjang total, tidak mencelupkan handuk ke kolam, menjaga suara, serta mematuhi aturan terkait tato dan alkohol.
- Memahami tata cara ini penting bagi wisatawan agar dapat menikmati relaksasi sekaligus merasakan budaya Jepang yang khas.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Memasuki onsen di Jepang tidak bisa sembarangan.
Ada sejumlah etika yang wajib dipatuhi agar pengalaman berendam nyaman dan tidak menyinggung pengunjung lain.
Onsen, atau pemandian air panas, merupakan salah satu budaya khas Jepang.
Air panas alami yang kaya mineral dipercaya menyehatkan tubuh, melancarkan peredaran darah, dan mengurangi stres.
Karena onsen adalah ruang bersama, ada tata cara yang harus diperhatikan, terutama bagi wisatawan Indonesia yang baru pertama kali mencobanya.
Baca juga: Viral Kasus Siswa SD Palembang Tersiram Air Panas hingga Melepuh di Kelas, Berujung Damai
Berikut panduan lengkap etika masuk onsen di Jepang, berdasarkan buku ahli onsen, Hayasaka:
1. Mandi dan Membersihkan Tubuh Terlebih Dahulu
Sebelum masuk kolam, mandi dan bersihkan tubuh hingga bersih di area shower.
Gunakan sabun dan sampo, duduk di bangku kecil, dan pastikan tubuh benar-benar bersih.
Kolam onsen hanya untuk berendam, bukan untuk mencuci.
2. Masuk Onsen Tanpa Pakaian
Sebagian besar onsen umum mengharuskan pengunjung telanjang total.
Pakaian renang biasanya tidak diperbolehkan, kecuali pada onsen keluarga atau hotel tertentu.