Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Eropa Khawatir AS akan 'Khianati' Mereka dan Paksa Ukraina Menyerah

Perang Rusia–Ukraina kini memasuki hari ke-1.381. Eropa khawatir AS dapat memaksa Ukraina dalam perundingan untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Eropa Khawatir AS akan 'Khianati' Mereka dan Paksa Ukraina Menyerah
Kantor Presiden Ukraina
ZELENSKY KUNJUNGI NATO - Tangkapan layar laman Presiden Ukraina, Kamis (26/6/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Zelensky melakukan kunjungan ke Lembaga-lembaga Dewan Eropa di Den Haag pada hari Rabu (25/6/2025). Pada 4 Desember 2025, Eropa dikabarkan khawatir dengan sikap AS terhadap perundingan damai untuk Rusia dan Ukraina. 

Pemimpin Ukraina itu menyerukan kepada mitra Ukraina agar terus membantu negaranya hingga perang berakhir dan keamanan terjamin.

Militer Ukraina dari unit "Hantu" dikabarkan berhasil menghancurkan jet tempur MiG-29 Rusia di wilayah lapangan terbang militer Kacha di Krimea yang diduduki.

"Pasukan khusus GUR terus secara sistematis melemahkan sistem pertahanan udara Moskow di semenanjung yang diduduki sementara, menghancurkan radar, sistem antipesawat, dan kini juga pesawat tempur Angkatan Bersenjata Rusia," demikian bunyi laporan Kementerian Pertahanan Ukraina.

Sebelum serangan itu, Gubernur Sevastopol yang dipasang Rusia, Mykhailo Razvozhayev, melaporkan adanya peringatan serangan udara pada hari Kamis.

Menurutnya, dua target udara ditembak jatuh di atas laut pada jarak yang cukup jauh dari pantai di sisi utara.

  • Belanda akan Beri Bantuan Militer untuk Ukraina 

Belanda lagi-lagi menggelontorkan bantuan militer untuk Ukraina.

Kali ini, pemerintah Belanda akan mengalokasikan 35 juta euro untuk mendukung Angkatan Bersenjata Ukraina selama musim dingin.

Rekomendasi Untuk Anda

Dana fantastis tersebut akan digunakan untuk membiayai pasokan dan peralatan medis.

"Hari ini, Belanda mengumumkan alokasi dana sebesar 35 juta euro melalui UCAP untuk membiayai pasokan medis, peralatan, dan dukungan praktis lainnya guna membantu pasukan Ukraina bertahan hidup di musim dingin," tulis Menteri Luar Negeri Belanda, David van Wiel di platform X pada hari Kamis.

Pada 1 Desember lalu, Belanda mengumumkan akan mengalokasikan 250 juta euro kepada Ukraina untuk pasokan senjata di bawah program PURL.

Dalam kerangka pendanaan ini, Belanda membeli sistem pertahanan udara dan amunisi untuk pesawat tempur F-16 dari AS untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Ukraina.

Pada bulan Oktober, Belanda mengumumkan paket bantuan senilai 200 juta euro untuk Ukraina, yang akan digunakan untuk membeli sistem anti-drone, lapor Suspilne.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas