Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ibu dan Bayinya Sembunyi di Selokan Hindari Tembakan Tentara Thailand

Serangan militer Thailand selama dua hari di wilayah perbatasan telah menewaskan tujuh warga sipil Kamboja dan melukai 20 orang  lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Ibu dan Bayinya Sembunyi di Selokan Hindari Tembakan Tentara Thailand
Foto tangkapan layar
BERLINDUNG DI SELOKAN - Sambil menggendong bayinya, seorang ibu di perbatasan Kamboja-Thailand berlindung di selokan dari perang kedua negara. /Video Khmer Times 
Memuat video…

Media Khmer Times menangkap gambar evakuasi massal penduduk yang mencari perlindungan di provinsi Siem Reap.

Tak hanya itu sejumlah video di media sosial memperlihatkan seorang ibu bersembunyi dengan  bayinya di dalam selokan  di provinsi Preah Vihear.

Mereka berlindung dari serangan militer Thailand.

Demikian pula sebaliknya, warga Thailand di perbatasan berbondong bondong mengungsi menyelamatkan diri dari artileri tentara Kamboja.

Sempat didamaikan Trump

Thailand dan Kamboja sebenarnya telah menyepakati gencatan senjata tanpa syarat pada 29 Juli 2025 setelah lima hari pertempuran di perbatasan.

Pertempuran lima hari di perbatasan dua negara itu mengakibatkan sedikitnya 33 orang​ tewas dan  puluhan ribu warga mengungsi​.

28 Juli 2025,  dua negara dimediasi  di Putrajaya, Malaysia, oleh PM Malaysia Anwar Ibrahim ASEAN. selaku Ketua ASEAN.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden AS Donald Trump juga telah memediasi kedua belah pihak dan sepakat hentikan perang.

Namun sejak kemarin  8 Desember 2025, militer Thailand melancarkan serangan udara ke sasaran militer Kamboja di perbatasan setelah menuduh Kamboja lebih dulu menembak.

Sumber: Bangkok Post/Khmer Times

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas