Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.387: Tanker Dashan Diserang Drone Ukraina di Laut Hitam

Drone Ukraina menghantam tanker Dashan, bagian dari “armada bayangan” Rusia, dalam serangan ketiga dalam dua pekan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.387: Tanker Dashan Diserang Drone Ukraina di Laut Hitam
Tangkap layar YouTube Ukrinform
KONFLIK RUSIA VS UKRAINA - Drone Ukraina menghantam tanker Dashan, bagian dari “armada bayangan” Rusia, dalam serangan ketiga dalam dua pekan. Berikut rangkuman perkembangan terbaru perang Rusia–Ukraina pada hari ke-1.387 pada Kamis (11/12/2025). 

Seorang pejabat Ukraina mengatakan, serangan itu adalah yang ketiga dalam dua minggu terakhir terhadap kapal dalam “armada bayangan” Rusia.

Armada ini terdiri dari kapal-kapal tidak resmi yang sering terkena sanksi Barat dan digunakan Moskow untuk mengekspor minyak guna membiayai perang.

Kapal yang diserang diidentifikasi sebagai tanker Dashan.

Menurut pejabat Dinas Keamanan Ukraina (SBU), Dashan sedang berlayar dengan kecepatan maksimum tanpa transponder ketika ledakan dahsyat menghantam buritannya dan menyebabkan kerusakan parah.

Tiga sumber keamanan maritim turut mengonfirmasi serangan tersebut.

Dashan diketahui berada di bawah sanksi Uni Eropa dan Inggris serta berlayar tanpa bendera registrasi yang jelas.

“SBU terus mengambil langkah-langkah aktif untuk mengurangi pendapatan petrodolar ke anggaran Rusia,” ujar pejabat itu.

2. Tekanan Diplomatik Baru dalam Perundingan Ukraina-AS

Rekomendasi Untuk Anda

Para pemimpin negara-negara dalam “koalisi yang bersedia” akan mengadakan panggilan video pada Kamis (11/12/2025).

Langkah ini dilakukan di tengah upaya AS yang dinilai kacau untuk mendorong kesepakatan perdamaian guna mengakhiri perang di Ukraina.

Shaun Walker dari Kyiv melaporkan bahwa Gedung Putih mencoba memaksakan proposal yang disukai Moskow kepada Ukraina.

Proposal itu, mencakup penyerahan wilayah yang lebih luas kepada Rusia dibanding wilayah yang saat ini diduduki secara ilegal.

Ukraina pada Rabu (10/12/2025) mengatakan, telah mengirimkan proposal terbaru ke Washington.

Baca juga: Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina Dipangkas Jadi 20 Poin, Zelensky akan Ungkap Isinya

Pemerintah Kyiv menyebut, proposal itu “mempertimbangkan visi Ukraina” dan merupakan solusi lebih tepat untuk isu-isu bermasalah.

“Kami tidak mengungkapkan detailnya sambil menunggu reaksi dari pihak Amerika,” demikian pernyataan Ukraina.

3. Zelensky Tanggapi Tekanan soal Pemilu Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kembali berbicara mengenai isu pemilihan umum Ukraina.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas