Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Aomori Jepang Terdeteksi 3 Detik Lebih Cepat Berkat Sensor Bawah Laut

Gempa Aomori terdeteksi 3 detik lebih cepat berkat S-Net, jaringan sensor bawah laut Jepang yang mempercepat peringatan gempa dan tsunami

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gempa Aomori Jepang Terdeteksi 3 Detik Lebih Cepat Berkat Sensor Bawah Laut
HO/IST
GEMPA AMORI -  Sistim jaringan S-Net (Seafloor Observation Network for Earthquakes and Tsunamis), jaringan sensor bawah laut Jepang paling canggih  

Sebagai negara yang berada di Cincin Api Pasifik, Jepang menegaskan bahwa investasi teknologi mitigasi bencana seperti S-Net merupakan langkah vital untuk melindungi nyawa dan infrastruktur nasional.

Jaringan S-Net berlokasi di lepas pantai timur laut Pulau Honshu hingga sebelah timur Hokkaido. Sistem ini terdiri atas sekitar 5.800 kilometer kabel dasar laut yang menghubungkan 150 titik observasi menyerupai repeater, dengan jarak antar titik sekitar 30 kilometer, serta enam titik pendaratan kabel di daratan.

Setiap titik observasi S-Net dilengkapi dengan empat akselerometer untuk pengukuran aktivitas seismik jangka pendek dan jangka panjang, serta dua sensor tekanan (sebagai sistem cadangan) yang berfungsi untuk deteksi tsunami dan pemantauan perubahan permukaan dasar laut.

Keberadaan jaringan ini memberikan kontribusi besar bagi pengembangan ilmu kebencanaan, khususnya dalam pemantauan gempa bumi dan peringatan dini tsunami di kawasan rawan gempa Jepang.

Diskusi  sains dan teknologi di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas