Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kanselir Jerman Sebut Ambisi Putin Mirip Hitler: Rusia Mau Pulihkan Uni Soviet

Kanselir Jerman Friedrich Merz sebut Putin mirip Hitler, menuduh Rusia ingin menguasai Eropa dengan mengatakan Putin tak akan berhenti di Ukraina.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti
zoom-in Kanselir Jerman Sebut Ambisi Putin Mirip Hitler: Rusia Mau Pulihkan Uni Soviet
Kantor Presiden Rusia
PUTIN - Foto ini diambil dari laman Kremlin pada Jumat (7/3/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin selama pertemuan dengan wanita – karyawan dan anak-anak dana negara untuk mendukung peserta SVO “Pembela Tanah Air” di Moskow pada Kamis (6/3/2025). Pada 13 Desember 2025, Kanselir Jerman Friedrich Merz sebut Putin berambisi seperti Hitler untuk menguasai Eropa. 

Ringkasan Berita:
  • Kanselir Jerman membandingkan Putin dengan Adolf Hitler yang berambisi menguasai Eropa.
  • Ia menyebut Putin berniat mengubah perbatasan di Eropa.
  • Kremlin berulang kali membantah tuduhan Jerman yang menyebut invasi Rusia tak akan berhenti di Ukraina.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kanselir Jerman Friedrich Merz membandingkan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler.

Berbicara dalam pidato pada Sabtu (13/12/2025) malam, Friedrich Merz memperingatkan bahwa invasi Rusia tidak akan berhenti di Ukraina.

“Sama seperti Sudetenland yang belum cukup pada tahun 1938, Putin tidak akan berhenti,” kata Merz pada Sabtu (13/12/2025), merujuk pada bagian Cekoslowakia yang diserahkan Sekutu kepada pemimpin Nazi dengan sebuah kesepakatan. 

Adolf Hitler melanjutkan ekspansinya ke Eropa setelah itu.

“Jika Ukraina jatuh, dia tidak akan berhenti sampai di situ,” lanjutnya, merujuk pada Putin.

Rekomendasi Untuk Anda

“Ini adalah perang agresif Rusia terhadap Ukraina — dan terhadap Eropa," tambahnya.

Ia memperingatkan bahwa tujuan Putin adalah mengubah perbatasan di Eropa.

"Tujuan dia (Putin) adalah perubahan mendasar pada perbatasan di Eropa, pemulihan Uni Soviet lama di dalam perbatasannya,” ujarnya, dikutip dari Politico.

Kanselir Jerman itu mendukung Ukraina bersama mitra Eropa lainnya termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Pada akhir pekan kemarin, para pejabat Jerman, Inggris, dan Prancis membahas proposal untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina.

Hal itu dilakukan menjelang pertemuan perwakilan Eropa dan AS bersama Ukraina di Berlin, Jerman pada Senin, 15 Desember 2025.

Baca juga: 1 Juta Rumah di Ukraina Gelap Gulita usai Serangan Rusia: Pasukan Putin Tembakkan 450 Drone

Perwakilan AS yang akan menghadiri pertemuan itu termasuk Utusan AS Steve Witkoff.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy akan bergabung dalam rombongan perwakilan Ukraina.

Rencana perdamaian 20 poin yang diajukan AS dan telah direvisi bersama Ukraina sedang dalam proses penyusunan.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas