Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Jawab Surat Zelenskyy, Sebut Isinya Kasar dan Picu Kontroversi

Presiden Rusia Vladimir Putin menjawab surat terbuka Presiden Ukraina Zelenskyy yang mengusulkan pertemuan langsung dan gencatan senjata.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Putin Jawab Surat Zelenskyy, Sebut Isinya Kasar dan Picu Kontroversi
Kremlin
PUTIN BERPIDATO - Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg XXIX, Jumat (5/6/2026). Dalam pidatonya, Putin menjawab surat terbuka Presiden Ukraina Zelenskyy yang mengusulkan pertemuan langsung dan gencatan senjata. (Foto: Sergei Bobylev, RIA Novosti). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Rusia Vladimir Putin mengkritik surat terbuka Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan mempertanyakan keseriusan Kiev untuk menggelar pertemuan langsung guna membahas perdamaian.
  • Putin menegaskan Rusia tidak menolak dialog, tetapi menilai akar konflik harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pertemuan tingkat tinggi dilakukan.
  • Ia juga mengklaim pasukan Rusia terus maju di medan perang dan akan melanjutkan operasi hingga tujuan yang telah ditetapkan tercapai.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi surat terbuka baru-baru ini dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengenai tawaran untuk pertemuan langsung dan membahas gencatan senjata.

Putin menganggap surat tersebut mengandung unsur kasar karena menimbulkan pertanyaan mengenai keseriusan Ukraina menggelar pertemuan langsung.

Pemimpin Rusia itu mempertanyakan surat itu benar-benar untuk membuka dialog atau justru menciptakan situasi yang mempersulit terwujudnya pertemuan tatap muka.

"Dan surat ini memang mengandung unsur kekasaran. Apa maksudnya? Apakah ini cara untuk menciptakan kondisi bagi pertemuan dan pembicaraan tatap muka? Atau justru menciptakan situasi di mana pertemuan tatap muka sama sekali tidak mungkin dilakukan?" kata Putin dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), Jumat (5/6/2026).

Presiden Rusia menegaskan Rusia tidak pernah menolak kemungkinan pertemuan langsung dengan Zelenskyy.

Namun, menurutnya itu tidak akan memberikan hasil jika persoalan-persoalan utama yang menjadi akar konflik belum diselesaikan dahulu.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Putin, sebelum pertemuan puncak, baik Rusia maupun Ukraina harus terlebih dahulu menemukan jalan keluar terhadap masalah yang memicu perang.

Ia juga menyinggung posisi politik Zelenskyy karena menurutnya pemimpin tidak boleh takut menghadapi pemilu dan bertindak sesuai konstitusi di negaranya.

Masa jabatan Zelenskyy berakhir pada Mei 2024, namun ia masih menjabat karena keadaan darurat militer yang menyebabkan pemilu tidak dapat diselenggarakan.

"Seseorang tidak boleh takut untuk pergi ke tempat pemungutan suara dan harus selalu bertindak dalam kerangka Konstitusi. Jika tidak, itu disebut perebutan kekuasaan, yang merupakan tindak pidana," kata Putin.

Baca juga: Isi Lengkap Surat Terbuka Zelensky ke Putin: Tulisan Panjang Bernada Peringatan Sekaligus Ajakan

Ia juga menanggapi sindiran yang menyinggung usianya sebagai pemimpin Rusia, yang menurutnya usia bukanlah faktor utama dalam kepemimpinan.

"Penulis surat itu menyebutkan usia saya. Apa yang bisa saya katakan? Tentu saja, setiap orang harus memikirkan usia mereka. Tetapi menurut saya, banyak tokoh politik lain yang menjalankan tugas mereka pada usia saya. Beberapa bahkan lebih tua dari saya. Yang terpenting bagi seorang politisi bukanlah usia, tetapi kapasitas dan kemampuan untuk berkinerja," kata Putin, lapor TASS.

Dalam pidatonya, Putin juga menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah beberapa kali berupaya memengaruhi sikap Zelenskyy.

Ia bahkan berterima kasih atas upaya tersebut, meskipun menurutnya masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam hubungan dan komunikasi antara para pemimpin yang terlibat dalam perang tersebut.

Putin: Rusia Terus Maju di Medan Tempur

Mengenai perkembangan perang, Putin mengklaim Rusia terus memperoleh kemajuan di medan tempur.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas