Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Matilda Bee Britvan, Bocah 10 Tahun Korban Tewas Penembakan di Pantai Bondi

Bocah perempuan berusia 10 tahun turut menjadi korban tewas dalam penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Ia bernama Matilda.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sosok Matilda Bee Britvan, Bocah 10 Tahun Korban Tewas Penembakan di Pantai Bondi
Tangkapan layar dari Sydney Morning Herald
BOCAH TEWAS - Sosok Matilda Bee Britvan, bocah perempuan berusia 10 tahun yang menjadi salah satu korban tewas dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada Minggu (14/12/2025). Dia dikenal sebagai siswa yang cerdas dan ceria. 

Ringkasan Berita:
  • Mathilda Bee Bitvan, bocah perempuan berusia 10 tahun, turut masuk dalam daftar korban tewas dalam penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia.
  • Dia dikenal oleh gurunya sebagai sosok yang cerdas dan ceria.
  • Pihak sekolah Matilda pun mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu muridnya tersebut.
  • Di sisi lain, salah satu guru Matilda, kini menggalang dana untuk ibu korban dan sudah terkumpul sebanyak Rp2,3 miliar.

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu korban tewas dalam insiden penembakan massal saat festival Yahudi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada Minggu (14/12/2025) kemarin bernama Matilda Bee Britvan.

Dia merupakan korban tewas paling muda di antara 16 korban lainnya.

Dikutip dari Sydney Morning Herald, Matilda berusia 10 tahun saat dinyatakan meninggal dunia setelah ditembak oleh dua pelaku bernama Sajid Akram (50) dan Navee Akram (24).

Matilda meninggal dunia usai sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Sydney.

Kematian Matilda pun dibenarkan oleh sekolahnya, Harmony Russian School of Sydney. Pihak sekolah pun menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Matilda.

"Kenangannya akan tetap hidup di hati kami, dan kami menghormati hidupnya serta waktu yang dia habiskan sebagai bagian dari keluarga sekolah kami," tulisnya dalam sebuah postingan, dikutip pada Senin (15/12/2025).

Baca juga: Satu Pelaku Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia Kantongi Izin Berburu, Hanya untuk Hobi

Rekomendasi Untuk Anda

Guru bahasa Matilda, Irina Goodhew mengatakan, siswanya itu merupakan sosok yang dikenal cerdas dan ceria.

Dia mengungkapkan, saat insiden mengerikan itu  terjadi, mendiang sedang merayakan Hanukkah.

"Saya mengenalnya sebagai anak yang cerdas, ceria, dan penuh semangat yang membawa keceriaan bagi semua orang di sekitarnya."

"Kemarin, saat merayakan Hanukkah, nyawa mudanya secara tragis diambil. Kenangannya akan selalu hidup di hati kita," ujarnya.

Kini, Irina turut menggalang dana di situs GoFundMe. Adapun dana yang terkumpul akan diberikan kepada ibu Matilda, Valentina Poltavchenko.

"Ibu Matilda, Valentina Poltavchenko, adalah penerima manfaat dari penggalangan dana ini. Semua donasi akan disalurkan langsung kepadanya untuk mendukung keluarga selama masa yang sangat sulit ini."

"Donasi ini diberikan sebagai penghormatan yang penuh kasih untuk Matilda Bee Britvan.

Hingga Senin siang pukul 11.40 WIB, uang yang terkumpul sebanyak 139.923 dolar AS atau setara dengan Rp2,3 miliar.

Sementara, jumlah total dana yang ditargetkan sebesar 150 ribu dolar AS atau setara dengan Rp2,5 miliar.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas