Ketegangan Memanas! Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Serang Gaza dan Lebanon
Israel kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza dan Lebanon meski gencatan senjata telah diberlakukan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Israel kembali melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza dan Lebanon meski gencatan senjata telah diberlakukan.
- Artileri Israel dilaporkan menghantam Khan Younis, Rafah, Kota Gaza, serta kamp Jabalia, sementara operasi militer juga terjadi di Gaza tengah.
- Di Lebanon, serangan udara menyasar wilayah selatan dan timur negara itu.
- PBB mengkritik keras serangan tersebut karena menimbulkan banyak korban sipil dan menilai berpotensi sebagai kejahatan perang.
TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas.
Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza dan Lebanon.
Serangan terjadi meskipun perjanjian gencatan senjata telah diberlakukan.
Saksi mata di Gaza melaporkan tembakan artileri Israel, pada Rabu (17/12/2025) pagi kemarin.
Serangan dilaporkan terjadi di Khan Younis, Rafah, dan Kota Gaza.
Artileri disebut menyasar wilayah tenggara Khan Younis.
Serangan juga menghantam area sekitar koridor Morag di utara Rafah, Gaza selatan.
Di Gaza tengah, kendaraan militer dan buldoser Israel bergerak ke arah timur laut Deir Al Balah.
Pasukan Israel melakukan operasi perataan tanah di tengah tembakan intens.
Artileri Israel juga menghantam bagian timur kamp pengungsi Jabalia di Kota Gaza.
Hingga kini belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dari serangan terbaru tersebut.
Baca juga: Presiden Lebanon Tegaskan Tak Ingin Perang dengan Netanyahu, Pilih Damai untuk Akhiri Konflik
Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan sedikitnya 393 orang tewas sejak gencatan senjata diberlakukan.
Sebanyak 1.074 orang lainnya dilaporkan terluka.
TRT World melaporkan hampir 70.700 warga Palestina telah tewas sejak Oktober 2023.
Baca tanpa iklan