PBB Puji Gencatan Thailand-Kamboja, Berharap 'Deal' Kali Ini Lebih Awet
Turk mewakili PBB menyambut baik kabar bahwa Thailand dan Kamboja kembali menyepakati gencatan senjata.
Penulis:
Bobby W
Editor:
Bobby Wiratama
Bentrokan melibatkan penggunaan artileri berat, tank, drone tempur, roket, serta serangan udara terutama dari pihak Thailand yang melancarkan armada jet tempur hingga pagi hari sebelum kesepakatan ditandatangani.
Rincian Isi Kesepakatan Gencatan Senjata
Dikutip dari Khmer Times serta pernyataan Bersama yang dipublikasikan di situs resmi Kementerian Pertahanan Kamboja, kesepakatan gencatan senjata memuat poin-poin utama sebagai berikut:
1. Gencatan Senjata Segera dan Menyeluruh:
Kedua pihak sepakat menghentikan semua bentuk permusuhan menggunakan segala jenis senjata, termasuk serangan terhadap warga sipil, objek sipil, infrastruktur, serta sasaran militer pihak lawan, di semua wilayah dan dalam segala situasi.
Kesepakatan ini tidak boleh dilanggar dalam keadaan apa pun, dan kedua belah pihak harus menghindari penembakan tanpa provokasi atau pergerakan pasukan yang mendekati posisi lawan.
2. Pembekuan Penempatan Pasukan
Kedua negara berkomitmen mempertahankan posisi pasukan saat ini tanpa pergerakan atau penguatan lebih lanjut.
Segala bentuk pengiriman pasukan tambahan atau peralatan militer dilarang, karena dapat meningkatkan ketegangan dan menghambat upaya penyelesaian jangka panjang.
3. Larangan Pelanggaran Wilayah Udara
Tidak ada pelanggaran ruang udara militer pihak lain untuk tujuan apa pun, guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
4. Pemulangan Tahanan Perang
Thailand berkomitmen memulangkan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak bentrokan Juli 2025, setelah gencatan senjata terbukti bertahan penuh selama 72 jam.
Periode ini dijadikan sebagai "masa observasi" untuk menguji keseriusan kedua pihak.
Baca juga: Di Tengah Perundingan Damai, Kamboja Tuduh Thailand Lakukan Serangan Brutal
5. Prioritas Kemanusiaan
Kesepakatan menekankan pemulangan cepat warga sipil yang mengungsi ke rumah mereka, dengan jaminan keamanan.
Baca tanpa iklan