Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Marah Ukraina Serang Kediaman Putin, Zelensky: Mereka Kembali Berulah!

Setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kemarahan atas serangan Ukraina ke kediaman Putin, Kyiv menyebut Rusia telah bohong.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Trump Marah Ukraina Serang Kediaman Putin, Zelensky: Mereka Kembali Berulah!
Facebook Zelensky
BANTAH KLAIM RUSIA - Foto diunduh dari Facebook Zelensky, Sabtu (27/9/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam unggahan pada Jumat, 26 September 2025. Zelensky membantah klaim Rusia yang menyebut Ukraina telah mencoba melakukan pengeboman di rumah pribadi Presiden Vladimir Putin. 

Pemerintah Rusia mengklaim telah berhasil menggagalkan upaya serangan drone milik Ukraina yang menargetkan kediaman resmi Putin di Novo-Ogaryovo, pinggiran Moskow, pada Minggu malam waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut bahwa dua unit drone berhasil dilumpuhkan oleh sistem pertahanan udara sebelum mencapai sasaran.

Pihak berwenang memastikan tidak ada korban luka maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Istana Kremlin bereaksi keras atas peristiwa ini.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut aksi tersebut sebagai "tindakan teroris terencana" dan upaya pembunuhan terhadap Presiden Rusia.

Meski demikian, Peskov mengonfirmasi saat kejadian, Putin sedang tidak berada di kediaman tersebut.

"Presiden sedang bekerja di Istana Kremlin di pusat kota Moskow saat serangan itu terjadi."

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak ada perubahan dalam jadwal kerja beliau," ungkap Peskov dalam keterangan persnya.

Insiden di Novo-Ogaryovo ini menandai eskalasi terbaru dalam penggunaan teknologi drone untuk menyerang pusat-pusat strategis di Rusia.

Baca juga: Trump: Putin Belum Setujui Gencatan Senjata jika Ukraina Gelar Referendum Nasional

Kejadian serupa pernah terjadi pada Mei 2023, di mana dua drone meledak di atas kubah Istana Kremlin, yang saat itu juga diklaim Moskow sebagai upaya pembunuhan terhadap Putin.

Para pengamat militer menilai bahwa meningkatnya frekuensi serangan drone ke wilayah kedaulatan Rusia menunjukkan peningkatan kemampuan jangkauan senjata Ukraina, sekaligus menjadi tantangan serius bagi sistem pertahanan udara Rusia di wilayah ibu kota.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas