Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keanehan Klaim Rusia Soal Serangan Drone Ukraina ke Kediaman Putin

Banyak analis yang meragukan klaim Rusia, curiga kalau hal itu cuma dibuat-buat sebagai pembenaran Moskow untuk membalas lebih keras.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Keanehan Klaim Rusia Soal Serangan Drone Ukraina ke Kediaman Putin
HO/IST/Kementerian Pertahanan Rusia
ALUR DRONE Jalur penerbangan yang diduga dilalui oleh drone Ukraina yang digunakan dalam serangan yang diklaim terhadap kediaman Putin di Valdai pada 28-29 Desember. 

“ Konfigurasi serangan, jumlah aset serangan udara yang terlibat… dengan jelas menunjukkan bahwa serangan teroris oleh rezim Kyiv itu disengaja, direncanakan dengan cermat, dan dilakukan secara berlapis ,” kata jenderal itu.

Drone Ukraina serang tkediaman Putin
ALUR DRONE Jalur penerbangan yang diduga dilalui oleh drone Ukraina yang digunakan dalam serangan yang diklaim terhadap kediaman Putin di Valdai pada 28-29 Desember.

Ukraina: Cuma Rekayasa Rusia

Bersamaan dengan pernyataan Romanenkov, Kementerian Pertahanan merilis sebuah video  yang menurut mereka menunjukkan sebuah drone Ukraina yang jatuh di hutan bersalju pada malam hari, dan mengklaim bahwa itu adalah salah satu dari puluhan drone yang digunakan dalam serangan terhadap Valdai.

Rekaman tersebut tidak menyertakan detail yang memungkinkan verifikasi independen tentang kapan atau di mana rekaman itu diambil.

"Pengarahan dari Kementerian Pertahanan Rusia kemungkinan besar tidak akan menghilangkan tuduhan dari para pejabat Ukraina kalau klaim Rusia tentang serangan terhadap kediaman Putin adalah rekayasa dan mungkin merupakan upaya untuk menciptakan perpecahan antara pemerintahan Trump dan Kyiv pada saat kritis bagi perundingan perdamaian," ulas TMT dalam laporannya.

Trump, yang bertemu dengan  Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Florida akhir pekan ini,  mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa  dia  " sangat marah " tentang insiden tersebut.

Sementara itu, Zelensky  mengatakan tim negosiasi Ukraina telah membahas tuduhan tersebut dengan para pejabat AS. “Mitra kami dapat memverifikasi apakah ini dibuat-buat, mengingat kemampuan teknis mereka,” katanya.

Intelijen Barat Ragukan Klaim Rusia

Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, mengatakan pada hari Selasa bahwa badan-badan intelijen Barat sedang meneliti klaim Rusia tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

“Tidak jelas apakah itu benar-benar terjadi,” kata Whitaker dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

“Ukraina menerima serangan drone dan rudal setiap malam di ibu kotanya, dan yang bisa dilakukannya hanyalah membela diri.”

Jika dikonfirmasi, insiden tersebut bukanlah kali pertama drone Ukraina mencapai daerah tempat tinggal Putin. Pada Mei 2023, dua drone menghantam atap Kremlin, yang oleh otoritas Rusia digambarkan sebagai upaya pembunuhan terhadap presiden.

Pada saat yang sama, Zelensky sebelumnya mengatakan bahwa Rusia telah melakukan beberapa upaya yang gagal untuk membunuhnya sejak diluncurkannya invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022.
 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas