Kata Bakom RI soal Instruksi Prabowo Cek Celah Potensi Korupsi MBG: Presiden Serius Mengawasi
Menurut Kurnia Ramadhana, hal tersebut adalah bentuk keseriusan Prabowo dalam mengawasi program-program strategis yang diusungnya.
Penulis:
Rizkianingtyas Tiarasari
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto memberi arahan kepada Kepala Kantor Staf Presiden RI (KSP) Dudung Abdurachman untuk mengecek celah potensi korupsi dalam program prioritas nasional, salah satunya makan bergizi gratis (MBG).
- Kata Plt. Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) Kurnia Ramadhana, hal itu adalah bentuk keseriusan Prabowo dalam mengawasi program strategisnya.
- Kurnia menambahkan, pengawasan celah potensi korupsi juga merupakan bentuk perlindungan kepada para penerima manfaat.
TRIBUNNEWS.COM - Plt. Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom), Kurnia Ramadhana, menanggapi soal instruksi Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kepala Kantor Staf Presiden RI (KSP) Dudung Abdurachman untuk mengecek celah potensi korupsi dalam program prioritas nasional, salah satunya makan bergizi gratis (MBG).
Menurut Kurnia, hal tersebut adalah bentuk keseriusan Prabowo dalam mengawasi program-program strategis yang diusungnya.
Kurnia menegaskan, pengawasan jalannya program strategis nasional harus dilakukan karena dampaknya luas, serta memiliki anggaran yang masif, sehingga alokasi atau peruntukannya harus tepat.
"Ini sebenarnya sebagai bentuk dari keseriusan Presiden dalam konteks mengawasi berjalannya program-program strategis presiden. Salah satunya adalah makan bergizi gratis," kata Kurnia, dikutip dari tayangan Kompas Petang yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Kamis (7/5/2026).
"Sebab, program ini mempunyai banyak sekali dampak baik dari aspek ekonomi, kesehatan, peningkatan lapangan kerja, dan lain sebagainya."
"Oleh sebab itu, program ini dengan anggaran yang cukup besar harus dian alokasinya itu berjalan secara benar."
"Maka dari itu, Presiden meminta Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purnawirawan Dudung itu mengecek bagaimana sebenarnya proses berjalannya makan bergizi gratis ini."
Kurnia menambahkan, pengawasan celah potensi korupsi itu juga merupakan bentuk perlindungan kepada para penerima manfaat MBG.
Ia juga menyatakan, Prabowo terbuka untuk segala masukan dari masyarakat dan akses pemeriksaan jika terdapat indikasi pelanggaran hukum.
"Ini juga sebagai bentuk perlindungan masyarakat, anak-anak sebagai penerima manfaat MBG dari praktik-praktik korupsi itu sendiri," tutur Kurnia.
"Tentu dalam hal ini Presiden membuka ruang kepada seluruh masyarakat untuk memberikan masukan."
Baca juga: Andi Gani Buka Suara soal Respons Buruh saat Presiden Prabowo Tanya Manfaat MBG
"Bahkan kalau terkait dengan pengecekan adanya pelanggaran hukum, tentu Presiden membuka akses kepada aparat penegak hukum untuk turut memastikan program ini berjalan sebagaimana mestinya."
Arahan Prabowo
Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden RI (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memeriksa celah potensi ketimpangan di program prioritas nasional.
Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memperkuat kolaborasi.
"Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, 'Pak Dudung, coba dicek,'" kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Baca tanpa iklan