Pengembangan Tank Harimau dan Rudal KHAN ITBM-600 Jadi Perhatian Pengamat Militer Jepang
Kerja sama Indonesia–Turki soal Tank Harimau dan rudal KHAN ITBM-600 disorot Jepang, dinilai tingkatkan daya gentar dan doktrin TNI AD.
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Pengembangan Tank Harimau/MMWT dan rudal KHAN ITBM-600 hasil kerja sama Indonesia–Turki menarik perhatian pengamat militer Jepang.
- Masamichi Saito menilai tren tank medium dan pengadaan empat baterai KHAN menunjukkan pembangunan satuan tempur balistik lengkap, bukan sekadar pembelian rudal.
- Empat baterai memberi efek daya gentar, sebaran operasional, dan lompatan doktrin pertahanan darat Indonesia.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Pengembangan bersama antara Indonesia-Turki mengenai Tank Harimau dan rudal KHAN ITBM-600 ternyata jadi perhatian pengamat militer Jepang.
"Tank ringan jenis medium yang tampak seperti tank tempur muncul untuk tujuan mengurangi biaya. Contohnya adalah MMWT (Modern Medium Weight Tank) yang dikembangkan bersama oleh Indonesia dan Turki belum lama ini," ungkap pengamat militer Masamichi Saito dalam tulisannya Sabtu ini (3/1/2026).
MMWT dikembangkan bersama sejak 2015 sebagai bagian dari perubahan trend dunia ke tank medium yang lebih murah tetapi kapasitas dan kualitas lebih baik di berbagai negara, tambahnya.
Kerjasama Indonesia dengan Turki juga untuk rudal jarak menengah KHAN ITBM-600 yang unit pertamanya diterima Indonesia Agustus 2025 dan sisanya akan diterima awal tahun 2026 ini dengan kontrak pengadaan “empat baterai” .
Penyebutan rencana pengadaan “empat baterai” untuk sistem rudal balistik taktis KHAN ITBM-600 menimbulkan pertanyaan publik, menurutnya, apa arti satu baterai rudal, dan sejauh mana dampaknya terhadap kapabilitas pertahanan Indonesia? Berikut penjelasan teknisnya.
Baca juga: Pria Lampung Jadi Raja Tempe Indonesia di Jepang: Omzet Rp320 Juta Sebulan dan Kuliahkan Anak di AS
Apa Itu “Baterai” dalam Sistem Rudal Balistik?
Dalam doktrin artileri modern, baterai bukan satu unit peluncur tunggal.
Satu baterai adalah paket tempur lengkap yang terdiri dari beberapa elemen utama yang bekerja terpadu, umumnya mencakup empat hal, masing-masing Unit Peluncur (Launcher).
Kendaraan peluncur beroda (mis. 8×8) yang membawa dan menembakkan rudal. Satu baterai biasanya memiliki beberapa launcher, bukan satu.
Kemudian kendaraan Komando & Kendali (C2) yang merupakan pusat pengendali tembakan, perencanaan misi, dan sinkronisasi antar-unit.
Hal ketiga adalah unit Radar/Surveilans & Sensor yang mendukung akuisisi target dan integrasi data (pada level taktis).
Kendaraan Logistik & Pendukung yang juga termasuk amunisi cadangan, pemeliharaan, komunikasi, dan perlindungan.
"Dengan struktur tersebut, baterai adalah satu kesatuan tempur otonom yang siap operasi," katanya.
Makna “Empat Baterai” KHAN ITBM-600
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.