2 Keraguan soal Penangkapan Presiden Maduro oleh Pasukan AS, Mengapa Begitu Mudah Ditangkap?
Apakah Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap dalam operasi militer AS atau disingkirkan secara diam-diam?
Editor:
Hasanudin Aco
Mungkin ada kesepakatan yang kemudian dikemas ulang sebagai kemenangan heroik atau kemenangan yang didorong oleh kepentingan keamanan.
Sampai bukti independen dan kredibel disajikan, klaim bahwa Nicolás Maduro ditangkap melalui operasi militer AS tetap tidak meyakinkan.
Inilah Amerika Serikat yang suka dengan heroisme, drama, dan ingin memperlihatkan kepada dunia mereka masih negara adidaya.
Keraguan kedua
Mantan Wakil Presiden Kolombia, Francisco Santos Calderon, membuat pengakuan mengejutkan soal penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/1/2026) lalu.
Santos yang menjabat Wakil Presiden Kolombia pada tahun 2002-2010 dan kemudian menjadi Duta Besar Kolombia untuk AS ini menyebut Delcy Rodriguez orang yang mengkhianati Maduro.
"Oh, ini adalah operasi di mana mereka (Delcy) menyerahkannya (Maduro)," ujar Santos dikutip dari media Inggris Dailymail.
Santos bilang sungguh aneh pasukan AS dengan mudah datang ke Venezuela dan langsung menculik Presiden Maduro.
Delcy Rodriguez adalah Wakil Presiden Venezuela yang mendampingi Maduro memimpin Venezuela sejak terpilih pada Pemilu terbaru 2024 lalu.
Delcy Rodríguez termasuk orang kepercayaan Maduro.
Ia menduduki posisi wakil presiden sejak 2018 dan telah menjadi bagian dari pemerintahan sejak Hugo Chavez terpilih pada 1999.
Setelah Maduro ditangkap AS, Delcy kini menjabat sebagai presiden sementara Venezuela.
Usai pelantikan, Delcy Rodriguez mengatakan bersedia bekerja sama dengan Amerika Serikat mengenai masa depan Venezuela.
Pertemuan Rahasia di Doha
Penculikan Presiden Maduro oleh pasukan diduga melibatkan keterlibatan orang penting di lingkaran kekuasaan.
Dugaan tersebut menguat setelah muncul informasi tentang pertemuan tertutup di luar negeri yang membahas masa depan Venezuela.
Baca tanpa iklan